Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Viral Menu MBG berupa Kelapa Muda di SD Muara Badak, Kaltim, SPPG Berikan Klarifikasi

📅 Selasa, 17 Feb 2026, 09:42 WIB | Oleh:
Viral Menu MBG berupa Kelapa Muda di SD Muara Badak, Kaltim, SPPG Berikan Klarifikasi Doc: antara foto
Ket. SPPG Muara Badak, Kaltim berikan klarifikasi soal menu MBG berupa kelapa muda.

SAMARINDA - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dapur Gas Alam Badak Satu, Kalimantan Timur (Kaltim) mengklarifikasi terkait video viral pembagian menu Makanan Bergizi Gratis (MBG) berupa kelapa muda di SD Negeri 001 Muara Badak yang sempat memicu perdebatan publik.

“Kami menegaskan bahwa video yang beredar tidak menampilkan seluruh menu yang kami distribusikan, sehingga informasi yang diterima publik menjadi tidak utuh dan menimbulkan kesalahpahaman,” ujar Kepala SPPG Dapur Gas Alam Badak Satu, Abdi Nolima di Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara, Selasa (17/2).

Abdi menjelaskan tayangan berdurasi 17 detik yang ramai diperbincangkan di akun media sosial tersebut hanya memperlihatkan satu jenis menu tanpa menyertakan konteks menu lengkap yang diterima siswa.

Kegiatan pendistribusian makanan yang menjadi sorotan warganet tersebut dilaksanakan pada Kamis (5/2) di wilayah kerja Dapur SPPG Gas Alam Badak Satu.

Pada hari pelaksanaan tersebut, pihak dapur penyedia sebenarnya menyalurkan dua jenis paket makanan sekaligus kepada para siswa untuk memenuhi standar gizi yang ditetapkan.

Paket pertama yang dibagikan merupakan menu ringan atau kudapan yang berisi buah kelapa muda utuh, roti dengan toping abon, telur rebus, serta susu kemasan.

Sementara itu, paket kedua adalah menu utama yang terdiri atas nasi putih, lauk telur masak kecap, tahu goreng tepung, sayuran tumis wortel jagung, dan buah semangka potong.

Video yang kemudian menyebar luas itu awalnya didokumentasikan dan diunggah oleh pihak sekolah semata-mata untuk menunjukkan antusiasme siswa saat menerima bantuan pangan tersebut.

Namun, karena dokumentasi tersebut hanya menyorot momen pembagian kelapa muda secara spesifik, masyarakat luas lantas menyimpulkan bahwa bantuan pemerintah hanya terbatas pada buah itu saja.

Abdi mengakui bahwa penggunaan kelapa muda utuh memang bukan sajian yang umum dalam program MBG, sehingga wajar jika hal tersebut memicu berbagai spekulasi liar ketika ditampilkan tanpa penjelasan rinci.

"Ketidaklengkapan narasi visual dalam unggahan awal menjadi faktor utama yang membuat informasi berkembang tidak sesuai dengan fakta penyaluran yang terjadi di lapangan," kata Abdi.

Menanggapi polemik yang telanjur terjadi di ruang publik, pihaknya secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Kalimantan Timur atas kegaduhan informasi ini.

SPPG berkomitmen untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem perencanaan menu agar variasi makanan yang disajikan lebih mudah dipahami dan diterima oleh masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Olahraga
Indonesia Imbang Lawan Mala...

Penataan dan Penertiban Kabel Utilitas di Jakarta

42 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Penataan dan Penertiban Kab...
Daerah
Calon Pekerja Migran Bali B...
Advertisement
FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.