Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perkuat Minat Baca, Dinas Kearsiapan dan Perpustakaan Kota Mataram Tingkatkan Layanan Inovasi Digital

📅 Selasa, 17 Feb 2026, 09:32 WIB | Oleh:
Perkuat Minat Baca, Dinas Kearsiapan dan Perpustakaan Kota Mataram Tingkatkan Layanan Inovasi Digital Doc: antara foto
Ket. Layanan perpustakaan di Kota Mataram, NTB.

MATARAM - Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB),  meningkatkan layanan dengan memperkuat inovasi digital guna mendongkrak tingkat kunjungan dan minat baca masyarakat.

​Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Diarpus) Kota Mataram HM Carnoto di Mataram, Selasa (17/2), mengatakan, meskipun jumlah sumber daya manusia (SDM) dan tenaga pustakawan saat ini masih terbatas tidak menjadi penghalang untuk memberikan pelayanan maksimal.

"Saat ini, kami hanya punya 13 pustakawan. Padahal idealnya dibutuhkan lebih dari 300 tenaga jika merujuk pada rasio jumlah penduduk dan satuan pendidikan," katanya.

Karena itu, untuk menyiasati keterbatasan itu, tahun 2026 Diarpus menyiapkan konsep program penyegaran dan pelatihan bagi tenaga di dunia pendidikan serta mendorong sekolah-sekolah agar memiliki pustakawan yang kompeten.

"Idealnya, satu sekolah satu pustakawan," katanya.
​
Selain itu, pihaknya juga berinovasi mengoptimalkan perpustakaan keliling (Pusling) setiap hari Sabtu dengan menyasar tempat-tempat yang menjadi pusat keramaian. Seperti di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Udayana.

Di sisi lain, program perpustakaan digital juga terus digencarkan beberapa titik seperti Sangkareang, masyarakat dapat menikmati layanan taman baca digital melalui sistem pemindaian barcode.

Dengan radius hingga 300 meter, pengunjung dapat mengakses dan membaca buku langsung melalui ponsel masing-masing.

"Kita harus beradaptasi dengan teknologi. Dengan barcode, akses bacaan jadi lebih mudah dan luas bagi masyarakat," katanya.

Di berharap melalui upaya-upaya itu, dapat terus meningkatkan minat baca masyarakat dan tingkat kunjungan perpustakaan bahkan hingga melebihi tahun 2025.

Pada tahun 2025, katanya, minat baca dan kunjungan perpustakaan tercatat melampaui target sebesar 100 persen. Dari target 20.000 kunjungan, perpustakaan berhasil mencatatkan angka sekitar 31.700 kunjungan dalam setahun.

"Capaian ini juga mendukung keberhasilan perpustakaan dalam meraih akreditasi A," katanya.

Carnoto menambahkan, pengunjung tersebut didominasi oleh kalangan pelajar dan mahasiswa, dengan kategori buku yang paling diminati meliputi buku pendidikan, fiksi, hingga novel.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.