Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jelang Ramadhan hingga Natal, Papua Perkuat Intervensi Pasar lewat 21 Gerakan Pangan Murah

📅 Selasa, 17 Feb 2026, 16:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jelang Ramadhan hingga Natal, Papua Perkuat Intervensi Pasar lewat 21 Gerakan Pangan Murah Doc: Antara
Ket. Suasana Pangan Murah yang digelar oleh Pemprov Papua bertempat Mesjid Raya Baiturahim Kota Jayapura, Papua, Jumat (13/2).

Jayapura - Pemerintah Provinsi Papua bakal menggelar 21 Gerakan Pangan Murah sepanjang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Tahun 2026 sebagai upaya menjaga stabilitas harga sekaligus mengendalikan laju inflasi daerah.

Wakil Gubernur Papua Aryoko Rumaropen di Jayapura, Selasa (17/2), mengatakan kegiatan tersebut nantinya dilaksanakan melalui kerja sama dengan Badan Pangan Nasional, pemerintah kabupaten/kota, distributor, serta badan usaha milik negara di sektor pangan dan logistik.

"Pelaksanaan gerakan pangan murah ini merupakan upaya kami dalam menjaga stabilitas harga di Papua terutama menjelang perayaan hari raya keagamaan," katanya.

Menurut Aryoko, seperti perayaan Imlek, kemudian menjelang Ramadhan, Idul Fitri, Natal, tahun baru dan hari besar lainnya agar akses masyarakat terhadap bahan pokok dengan harga terjangkau semakin mudah.

"Berdasarkan hasil pemantauan kami di mana menjelang hari raya keagamaan seperti itu banyak sekali komoditas-komoditas yang mengalami kenaikan harga oleh sebab itu gerakan pangan murah sangat diperlukan," ujarnya.

Dia mencontohkan harga cabai di mana biasanya Rp30 ribu per kilo, pada hari raya keagamaan bisa mencapai Rp50 ribu-Rp100 ribu per kilogram, lalu bawang merah biasa Rp30 ribu per kilogram namun bisa naik menjadi Rp65 ribu per kilogram. Oleh sebab itu guna menjaga stabilitas pangan murah seperti ini harus dilakukan.

"Pada Jumat (13/2) Pemprov Papua telah mengelar pangan murah untuk itu saya minta Pemda kabupaten dan kota di Bumi Cenderawasih juga mengelar kegiatan tersebut," katanya lagi.

Dia menambahkan Pemerintah Provinsi Papua berharap langkah yang dilakukan ini bisa juga mampu membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau sekaligus menjaga kestabilan inflasi daerah sepanjang 2026.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Daerah
PLN Libatkan 26 UMKM pada P...
Nasional
Jadwal TKA untuk Jenjang SM...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.