Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Darurat! Kementerian PU Percepat Penanganan Banjir Karawang dan Bekasi

📅 Minggu, 15 Feb 2026, 09:35 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Penanganan di Muara Gembong, Bekasi difokuskan pada kawasan hilir Sungai Citarum yang rentan terdampak pasang laut dan limpasan sungai. Terdapat 10 titik penanganan yang terdiri atas 7 titik darurat dan 3 titik permanen. 

“Dari penanganan darurat tersebut, empat titik telah selesai, satu titik sedang dalam pengerjaan, dan dua titik memerlukan sosialisasi lanjutan kepada masyarakat sebelum pelaksanaan dapat dilakukan. Setelah dilakukan pendekatan dan komunikasi, masyarakat mendukung penanganan darurat agar risiko banjir dapat segera dikurangi. Seluruh penanganan darurat ditargetkan selesai pada 21 Februari 2026, ujar Deon.

Untuk tiga titik penanganan permanen, diperlukan koordinasi lanjutan dengan pemerintah daerah mengingat posisi kaki tanggul berada di bawah jalan akses desa. 

Dalam pertemuan dengan Pemerintah Kabupaten Bekasi, Plt Direktur Sungai dan Pantai Moch. Dian Alma’ruf menyampaikan rencana percepatan penanganan permanen serta pentingnya dukungan pemerintah daerah dalam penyelesaian aspek teknis dan kelancaran pelaksanaan pekerjaan. 

Pemerintah Kabupaten Bekasi menyatakan dukungan terhadap percepatan penyelesaian penanganan tersebut. Pekerjaan permanen direncanakan mulai terkontrak pada Maret 2026 dan ditargetkan selesai pada Juli 2026.

Kementerian PU menegaskan bahwa percepatan pengendalian banjir di Karawang dan Bekasi merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam melindungi masyarakat dari risiko bencana hidrometeorologi, sekaligus meningkatkan ketahanan kawasan permukiman dan lahan produktif.

Kementerian PU akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat agar pelaksanaan pekerjaan berjalan lancar, tepat waktu, dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Belajar merangkai kain batik di Semarang

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.