Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kisah Yunivika, Sosok di Balik Wardah Inspiring Teacher yang Ubah Wajah Pendidikan

📅 Sabtu, 14 Feb 2026, 20:15 WIB | Oleh:
Kisah Yunivika, Sosok di Balik Wardah Inspiring Teacher yang Ubah Wajah Pendidikan Doc: Istimewa
Ket. Di antara ribuan peserta Wardah Inspiring Teacher (WIT) Generasi ke-8, nama Yunivika mencuat sebagai representasi guru yang bergerak bukan hanya untuk kelasnya, tetapi untuk ekosistem pendidikan di sekitarnya.

JAKARTA - Di antara ribuan peserta Wardah Inspiring Teacher (WIT) Generasi ke-8, nama Yunivika mencuat sebagai representasi guru yang bergerak bukan hanya untuk kelasnya, tetapi untuk ekosistem pendidikan di sekitarnya.

Program yang diinisiasi Paragon Technology and Innovation dan dibuka di Sabuga ITB ini diikuti 25.000 guru dari 38 provinsi. Namun bagi Yunivika, WIT bukan sekadar pelatihan, melainkan titik balik.

Ia mengaku awalnya mendaftar untuk mencari metode pembelajaran baru yang lebih relevan dengan karakter siswa saat ini. Tantangan di kelas makin kompleks: atensi pendek, distraksi digital tinggi, dan kebutuhan pendekatan yang lebih personal.

Melalui WIT, Yunivika mendapatkan materi project-based learning, student-centered learning, hingga pengenalan computational thinking dan kecerdasan buatan (AI). Namun dampak terbesarnya justru pada pola pikir.

"Guru itu bukan cuma penyampai materi, tapi fasilitator yang bantu siswa berpikir," ujarnya.

Selepas mengikuti program, Yunivika mulai menerapkan pembelajaran berbasis proyek di sekolahnya. Ia juga membagikan praktik baik tersebut ke rekan-rekan guru melalui komunitas alumni yang terbentuk di daerahnya.

Kolaborasi dengan Institut Teknologi Bandung dalam program ini, menurutnya, memberi legitimasi akademik sekaligus memperluas wawasan tentang arah pendidikan masa depan. Ia menilai guru perlu terus belajar agar tidak tertinggal dari perkembangan teknologi.

Sejak pertama kali digelar pada 2017, WIT telah melahirkan ribuan alumni yang membentuk komunitas di berbagai provinsi. Yunivika menjadi bagian dari jejaring tersebut yang menurutnya memberi energi untuk terus bergerak.

Bagi Yunivika, transformasi pendidikan tidak selalu dimulai dari kebijakan besar, tetapi dari keberanian guru mencoba pendekatan baru di kelasnya sendiri.

"Kalau gurunya bertumbuh, muridnya ikut tumbuh," katanya.

Kisah Yunivika menunjukkan bahwa program pengembangan kompetensi tidak berhenti pada sertifikat. Dampak nyatanya terlihat dari perubahan praktik mengajar dan lahirnya komunitas belajar yang berkelanjutan.

Sejak dimulai pada 2017, program ini telah melahirkan 11.000 alumni dan membentuk puluhan komunitas guru di berbagai provinsi. Skala tahun ini menjadi yang terbesar, dengan 30.000 pendaftar dan 25.000 peserta terpilih.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Mesin Diperkuat, Indonesia Tak Mau Terus Bergantung Impor
    Langkah strategis Ditjen ILMATE Kemenperin yang disampaikan oleh ...
  • Kemenperin Catat Sektor Industri Mainan Indonesia Serap 15.663 Naker
    Pencapaian surplus ekspor industri mainan nasional yang tembus ...
  • Timnas Indonesia Juara FIFA Asean Cup 2026, Tundukkan Thailand 4-2 Lewat Adu Penalti
    final ideal, kekuatan berimbang, pertandingan yg menguras tenaga ...
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...

Ubah Air Payau agar Bisa Diminum Jadi Solusi Atasi Kekeringan

19 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Ubah Air Payau agar Bisa Di...
Luar Negeri
Filipina Pimpin Komitmen Do...

Akhirnya, Nusron Wahid Bakal Diperiksa KPK

28 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Akhirnya, Nusron Wahid Baka...
Luar Negeri
Demo Pelajar di Prancis Ric...
Luar Negeri
Tak Lagi Dijegal, Hungaria ...
Luar Negeri
AS Hancurkan Kapal Terduga ...
Advertisement
ASDP Perkuat Pengaturan Operasional Berbasis Keselamatan, Layanan Ketapang–Gilimanuk Kembali Lancar

ASDP Perkuat Pengaturan Operasional Berbasis Keselamatan, Layanan Ketapang–Gilimanuk Kembali Lancar

06 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.