Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Transjabodatabek Cikarang-Cawang Meluncur, Pemkab dan Warga Bekasi Sambut Antusias

📅 Jumat, 13 Feb 2026, 05:18 WIB | Oleh:
Transjabodatabek Cikarang-Cawang Meluncur, Pemkab dan Warga Bekasi Sambut Antusias Doc: ANTARA/Pradita Kurniawan Syah.
Ket. Plt. Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja meresmikan peluncuran layanan Transjabodetabek rute Cikarang-Cawang di Hollywood Junction Jababeka Cikarang, Kamis.

KABUPATEN BEKASI - Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, menyambut positif peluncuran layanan Transjabodetabek rute Cikarang-Cawang karena dinilai membantu warga khususnya para pekerja dengan memberlakukan tarif sangat terjangkau, jauh lebih murah dibandingkan moda transportasi lain.

Plt. Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja saat peluncuran perdana mengatakan layanan ini merupakan bentuk dukungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kepada Kabupaten Bekasi sebagai daerah penyangga sekaligus menjadi peluang besar untuk menekan biaya transportasi masyarakat.

"Alhamdulillah kita berterima kasih kepada Pemprov DKI. Ini sangat membantu karena tarifnya murah. Jam 05.00 sampai 07.00 WIB hanya Rp2.000, setelah itu Rp3.500," katanya di Jababeka Cikarang, Kamis.

Dirinya dalam kesempatan ini turut mencoba naik bus dan berdialog dengan masyarakat pengguna layanan tersebut. Warga mengaku harus mengeluarkan biaya hingga Rp75.000 untuk sekali perjalanan pulang pergi dari Cikarang-Jakarta-Cikarang.

"Tadi saya bicara dengan ibu-ibu di bus, anaknya kalau ke Jakarta pulang pergi Rp75.000. Sekarang murah, cuma Rp2.000 dan Rp3.500. Jadi hanya Rp5.500, ini sangat membantu," katanya.

Asep mengaku pemerintah daerah masih memiliki pekerjaan rumah agar layanan transportasi massal ini bisa berjalan optimal serta diakses secara luas oleh masyarakat. Salah satunya adalah menyediakan angkutan pengumpan dari kawasan permukiman menuju halte Transjabodatabek.

"Sekarang tinggal kita Kabupaten Bekasi membuat feeder-feeder. Dari perumahan atau rumah yang jauh, agar bisa dijemput dan terkoneksi ke transportasi massal ini," katanya.

Dirinya juga mendorong agar halte bus Transjabodetabek ini tidak hanya dibangun di dalam kawasan tertentu, tetapi diperluas hingga ke luar kawasan permukiman.

Pemkab Bekasi akan melakukan koordinasi lanjutan termasuk membuka opsi perluasan layanan melalui penambahan rute sekaligus menyampaikan langsung apresiasi kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

"Tidak menutup kemungkinan ada rute tambahan jika permintaan masyarakat meningkat. Ini kan baru percobaan. Keberuntungan buat kita. Nanti saya juga mau ke Jakarta, ke Pak Gubernur untuk menyampaikan terima kasih," ucapnya.

Wakil Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta Ujang Hermawan mengatakan layanan transportasi massal ini akan terus dikembangkan, termasuk dengan memperluas rute sesuai kebutuhan masyarakat.

"Transjabodetabek ini terus dikembangkan. Ini permintaannya cukup jauh, sekitar 89 kilometer. Biaya operasional juga cukup tinggi," katanya.

Menurut ia layanan massal penting karena dapat mengurangi pemakaian kendaraan pribadi yang selama ini menjadi salah satu penyebab utama kemacetan khususnya di wilayah aglomerasi Jabodetabek.

Ujang menyatakan pengembangan Transjabodetabek juga menjadi bagian dari upaya Jakarta menuju kota global. Salah satu rencana pengembangan berikutnya adalah rute Blok M-Bandara yang sedang dikoordinasikan bersama Angkasa Pura dan Kementerian Perhubungan. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
DKI Jakarta Benahi Kabel Se...

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

48 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...
Megapolitan
Rano karno Buka Jakarta Fin...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.