Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Harga Cabai di Makassar Sudah Mulai Naik

📅 Jumat, 13 Feb 2026, 12:03 WIB | Oleh:
Harga Cabai di Makassar Sudah Mulai Naik Doc: ist
Ket. semakin mahal jelang puasa

MAKASSAR – Kalau di sejumlah daerah baru antisipasi, di Makassar harga cabai sudah meningkat menjelang puasa. Sejumlah kebutuhan pokok mulai mengalami kenaikan signifikan terutama cabai hingga tembus di angka Rp55 ribu per kilogram di sejumlah pasar tradisional di Makassar, Sulawesi Selatan. 

"Kalau lombok kecil (cabai) itu harganya semula Rp15-20 ribu per kilogram, tapi ini sudah naik sampai Rp55 ribu per kilogram," ujar Sriwahyuni pedagang Pasar Pabaeng'baeng Makassar, Jumat. 

Namun untuk cabai merah keriting dan cabai besar, kata dia, masih di harga normal Rp20 ribu per kilogram. Sedangkan jenis sayuran lainnya seperti tomat juga ikut naik. Sedangkan wortel dan kentang juga diperkirakan naik. 

"Tomat itu naik dari Rp7 ribu menjadi Rp10 ribu per kilogram. Memang tinggi kenaikannya sampai tiga ribuan pe kilogram. Untuk wortel masih normal Rp5 ribu per kilo, yang super Rp12 ribu," tuturnya.

Menurut dia, kenaikan harga cabai dan tomat tersebut dipengaruhi kekurangan stok dari daerah. Kemungkinan besar dipengaruhi cuaca sehingga banyak petani panennya berkurang, di sisi lain permintaan tinggi. 

Selain itu, faktor lain membuat sejumlah komoditas mengalami kenaikan menjelang ramadhan serta hari besar keagamaan yang berdekatan waktunya seperti perayaan Imlek jatuh pada 17 Februari 2026 dan puasa diprediksi mulai 18 Februari 2026. 

"Memang biasa seperti ini kalau mau masuk puasa, Biasa juga barang kurang karena belum masa panen. Saya selalu ambil (cabai) dari petani di Malino (Kabupaten Gowa)," ucap Sri.

Pedagang lainnya, Rudianto menyebutkan untuk harga ayam serta bumbu dapur sampai saat ini belum ada kenaikan. Daging ayam biasanya Rp34 ribu per kilogram, kendati pada bulan lalu naik sampai Rp37-40 ribu per kilogram. 

Dari pantauan, harga bawang merah semula Rp40 ribu per kilo naik Rp 10 ribu per kilogram. Sementara bawang putih masih di harga normal Rp35 ribu per kilogram  dan harga telur turun Rp50 ribu dari semula Rp52-55 ribu per rak. Untuk harga beras medium per kilogram masih stabil antara Rp12-13 ribu per kilogram  

Secara terpisah, Humas PD Pasar Raya Muhammad Idris menanggapi bahwa kenaikan harga cabai di sejumlah pasar terkendala pasokan yang berkurang serta dipengaruhi faktor cuaca yang tidak menentu. 

"Memang selama beberapa hari terakhir memang sering hujan, cuaca berubah ubah sehingga mempengaruhi panen petani. Hujan seperti ini tentu menjadi kendala petani karena panen berkurang, apalagi ini mau masuk puasa," katanya. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Toko-toko di Bordeaux bersi...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.