Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov Bengkulu Tingkatkan Kesejahteraan Guru PPPK Paruh Waktu

📅 Kamis, 12 Feb 2026, 07:40 WIB | Oleh:
Pemprov Bengkulu Tingkatkan Kesejahteraan Guru PPPK Paruh Waktu Doc: antara foto
Ket. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Bengkulu Rainer Atu di Bengkulu, Rabu (11/2).

BENGKULU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu terus berupaya meningkatkan kesejahteraan 2.770 guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu melalui pemberian gaji tetap dan jaminan BPJS. 

"Sesuai arahan Bapak Gubernur Bengkulu peningkatan kesejahteraan PPPK paruh waktu akan dilakukan secara bertahap," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Bengkulu Rainer Atu di Bengkulu, Rabu (11/2).

Gubernur Bengkulu Helmi Hasan, kata dia, menaruh perhatian serius terhadap nasib para tenaga pendidik, terutama guru PPPK paruh waktu, yang selama ini mengabdi di sekolah negeri.

"PPPK paruh waktu ini bertugas di SMA, SMK, dan SLB negeri. Sebelumnya mereka hanya menerima honor sekitar Rp200-300 ribu per bulan dan setelah diangkat sebagai PPPK paruh waktu, Alhamdulillah, mereka kini menerima gaji sebesar Rp1 juta per bulan, gaji tersebut merupakan gaji bersih dan mereka juga mendapatkan jaminan BPJS," kata dia.

Menurut dia, saat ini tercatat sebanyak 2.770 PPPK paruh waktu berada di bawah naungan Disdikbud Provinsi Bengkulu yang terdiri dari 1.425 guru, 1.081 tenaga teknis, serta 264 tenaga harian lepas.

Ia mengatakan peningkatan kesejahteraan tersebut merupakan bagian dari arahan Gubernur Bengkulu Helmi Hasan agar pendapatan PPPK paruh waktu dapat terus ditingkatkan secara bertahap sesuai kemampuan keuangan daerah.

Selain itu pihaknya melakukan pemerataan tenaga pendidik di berbagai satuan pendidikan agar kebutuhan guru di sekolah dapat terpenuhi secara merata.

Upaya pemerataan tersebut, lanjut dia, diharapkan mendorong seluruh guru baik PPPK paruh waktu maupun ASN untuk memperoleh sertifikasi dari kementerian terkait sebagai bentuk profesionalisme dalam menjalankan tugas di sekolah.

Ia berharap langkah peningkatan kesejahteraan dan pemerataan tenaga pendidik dapat berdampak pada peningkatan mutu pendidikan di Provinsi Bengkulu serta memperkuat kinerja guru dalam memberikan layanan pendidikan bagi siswa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.