Maroedja Sport Park Kembangan Diresmikan, Taman Olahraga 2,2 Hektare Berkonsep Sponge City

Kamis, 12 Feb 2026, 14:15 WIB

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meresmikan Maroedja Sport Park di Kembangan, Jakarta Barat, Kamis (12/2). Kehadirannya disambut para atlet muda Pusat Pelatihan Olahraga Pelajar Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) DKI Jakarta yang tengah berlatih di kawasan tersebut.

Maroedja Sport Park berdiri di atas lahan seluas 22.635 meter persegi atau sekitar 2,2 hektare. Kawasan ini menjadi ruang terbuka hijau (RTH) baru yang dilengkapi berbagai fasilitas olahraga dan ruang publik bagi warga.

Ket. Foto: Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meresmikan Maroedja Sport Park di Kembangan, Jakarta Barat, Kamis (12/2). Kehadirannya disambut para atlet muda Pusat Pelatihan Olahraga Pelajar Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) DKI Jakarta yang tengah berlatih di kawasan tersebut. — Sumber: Pemprov DKI Jakarta

Pramono mengatakan, pembangunan taman olahraga ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dan DPRD DKI Jakarta. Penataan dilakukan untuk mengoptimalkan lahan agar dapat dimanfaatkan sebagai fasilitas publik yang representatif.

"Memang ini baru tahap pertama, nanti akan diselesaikan pada tahap kedua. Hal ini sekaligus menjadi bagian dari penataan Kawasan Koridor Meruya untuk meningkatkan ketersediaan ruang terbuka hijau publik serta menjadi wadah interaksi sosial di Jakarta," ujarnya.

Ia menjelaskan, total anggaran pembangunan mencapai Rp10,9 miliar dari kebutuhan sekitar Rp12 miliar. Pemprov DKI Jakarta pun mendorong agar pembangunan tahap kedua segera direalisasikan.

"Nanti kalau tidak bisa diselesaikan, Pemerintah DKI Jakarta dalam hal ini Balai Kota akan turun tangan untuk menyelesaikan. Hal ini karena kita tengah berupaya mengembangkan ekosistem olahraga yang berkelanjutan, sekaligus memperkuat peran Jakarta sebagai destinasi sport tourism terkemuka di kawasan regional," jelasnya.

Menurut Pramono, lokasi Maroedja Sport Park tergolong strategis dan sangat dibutuhkan masyarakat sekitar. Ke depan, fasilitas tersebut akan dilengkapi sistem pencahayaan dan videotron agar dapat digunakan hingga malam hari.

"Oleh karena itu, dengan kehadiran fasilitas umum ini, kami mengajak warga untuk turut merawat Maroedja Sport Park sebagai bagian dari jati diri kota di tengah pembangunan Jakarta yang terus berkembang," pungkasnya.

Sebagai informasi, kawasan ini sebelumnya dikenal sebagai Lapangan Ki Aman. Transformasinya dirancang dengan prinsip Sponge City Infrastructure untuk mendukung daya serap air dan ketahanan lingkungan perkotaan.

Maroedja Sport Park dibangun dalam dua tahap dan terbagi dalam empat zona utama. Zona penerima meliputi gerbang utama, area parkir, dan toilet.

Zona olahraga dilengkapi lapangan basket, mini soccer, serta jogging track. Sementara zona rekreasi mencakup forest cafe, playground, lapangan voli, dan plaza Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Adapun zona penyerapan air dilengkapi kolam retensi dan forest walk. Proyek ini melibatkan PT Atelier Enam Arsitek sebagai konsultan perencana, PT Jhuda Citraguna sebagai kontraktor pelaksana, serta PT Danureka Sarana Cipta sebagai konsultan pengawas.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.