Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Program Berani Sehat Telah Lindungi 141.282 Warga Sulawesi Tengah

📅 Rabu, 11 Feb 2026, 13:42 WIB | Oleh:
Program Berani Sehat Telah Lindungi 141.282 Warga Sulawesi Tengah Doc: antara foto
Ket. Wakil Gubernur (Wagub) Sulteng Reny A Lamadjido di Palu, Rabu (11/2).

PALU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah (Sulteng) mengatakan sebanyak 141.282 warga telah terlindungi dan merasakan manfaat dari program prioritas daerah yakni Berani Sehat.

"Program kami usung dimaksudkan untuk membangun sistem kesehatan yang berkeadilan, berkelanjutan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat," kata Wakil Gubernur (Wagub) Sulteng Reny A Lamadjido di Palu, Rabu (11/2).

Meski capaian itu tergolong signifikan, kata dia, namun angka tersebut belum sepenuhnya memenuhi target ideal Pemprov Sulteng dalam mewujudkan pemerataan layanan kesehatan. Karena itu pihaknya berkomitmen lebih memperluas cakupan program tersebut.

"Tujuan program itu kami usung sebagai upaya pemerintah daerah (pemda) meringankan beban masyarakat, sekaligus membantu masyarakat memperoleh layanan kesehatan yang mudah diakses dan berkualitas," ujarnya.

Adapun 141.282 warga penerima manfaat Program Berani Sehat terdiri atas 25.914 orang di Kabupaten Parigi Moutong, 23.415 orang di Kabupaten Sigi, 21.385 orang di Kota Palu, 15.679 warga Banggai, 12.973 warga Buol, dan 12.949 warga Donggala.

Lalu 8.133 warga Poso, 483 warga Morowali Utara, 7.740 warga warga Tolitoli, 4.790 warga Banggai Kepulauan, 2.532 warga Banggai Laut, 2.584 warga Tojo Una-una, dan 2.705 warga Kabupaten Morowali.

"Kabupaten Parigi Moutong daerah dengan jumlah penerima manfaat terbanyak," ucap Reny.

Melalui Program Berani Sehat, kata dia, Pemprov Sulteng berkomitmen memperkuat pembangunan sistem kesehatan yang berkeadilan maupun berkelanjutan.

"Pelayanan dan ketersediaan infrastruktur kesehatan terus kami perkuat, supaya warga yang berada di daerah terpencil dapat merasakan pelayanan sama seperti masyarakat di kota," kata Wagub Sulteng Reny A Lamadjido.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
Olahraga
Hari Ini Indonesia Berharap...
Nasional
Jenazah ABK KM Arupadhatu I...
Advertisement
Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

24 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.