Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Berau Lakukan Transformasi Posyandu Perkuat Layanan Kesehatan hingga Kampung ke Kampung

📅 Rabu, 11 Feb 2026, 08:45 WIB | Oleh:
Pemkab Berau Lakukan Transformasi Posyandu Perkuat Layanan Kesehatan hingga Kampung ke Kampung Doc: antara foto
Ket. Kegiatan Posyandu di Kabupaten Berau, Kaltim.

BERAU - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau, Kalimantan Timur (Kaltim), melakukan transformasi pos pelayanan terpadu (posyandu) melalui penerapan enam standar pelayanan minimal (SPM), guna memperkuat layanan kesehatan masyarakat hingga ke kampung-kampung.

Enam SPM itu adalah layanan bidang pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman-ketertiban umum-perlindungan masyarakat (trantibum linmas), dan bidang sosial.

"Melalui transformasi posyandu, pelayanan kepada masyarakat kini tidak lagi terbatas pada sektor kesehatan, namun diarahkan untuk melayani 6 SPM," kata Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Berau Sri Aslinda Gamalis di Tanjung Redeb, Rabu (11/2).

Saat ini, lanjutnya, capaian penataan regulasi posyandu di Berau terus dikuatkan. Dari total 110 kampung dan kelurahan, sebanyak 96 kampung/kelurahan telah memiliki Surat Keputusan (SK) Tim Pembina Posyandu maupun Kepengurusan Posyandu.

Untuk itu, ia mendorong tim pembina dan pengurus posyandu di kampung-kampung dapat terus memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait perubahan layanan posyandu, sekaligus mengajak masyarakat memanfaatkan layanan yang tersedia.

"Penataan dan pendayagunaan posyandu diharapkan mampu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya dalam pencegahan dan penurunan stunting, sekaligus mendukung terwujudnya kesejahteraan masyarakat di tingkat kampung," ujarnya.

Dalam upaya menegaskan komitmen meningkatkan kualitas pelayanan dasar masyarakat melalui penguatan dan transformasi posyandu, pihaknya kerap melakukan sosialisasi 6 SPM, termasuk sosialisasi bersamaan dengan giat Penataan dan Pendayagunaan Posyandu di Kampung Tepian Buah, Kecamatan Segah, pada Sabtu (7/2).

Ia juga mengapresiasi Camat Segah yang telah membentuk SK Tim Pembina Posyandu tingkat kecamatan. Dari 14 kampung di wilayah tersebut, sebanyak 13 kampung telah menata SK kepengurusan, sementara satu kampung, yakni Punan Segah, masih dalam proses perbaikan SK.

Posyandu sebagai bagian dari lembaga kemasyarakatan kampung, lanjutnya, memiliki peran strategis sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat, terutama dalam upaya promotif dan preventif.

Namun, ia menyatakan bahwa masih terdapat sejumlah tantangan dalam transformasi posyandu, mulai dari kesenjangan mutu layanan, keterbatasan fasilitas, hingga belum optimalnya keterpaduan lintas sektor, sehingga perlu diperkuat kolaborasi lintas sektor.

"Transformasi ini menuntut sinergi lintas sektor yang kuat, tidak hanya fokus pada pembangunan sarana dan prasarana, tetapi juga koordinasi antara pemerintah daerah, pemerintah kampung, swasta, organisasi terkait, serta peningkatan kapasitas kelembagaan hingga kader posyandu," tutur Sri Aslinda.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...

Harga Cabai Rawit Rp104.850/Kg, Telur Ayam Rp30.100/Kg

49 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp104.850...
Advertisement
Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

24 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.