Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mendagri: Normalisasi TKD Berdampak Besar pada Pemulihan Pascabencana

📅 Rabu, 11 Feb 2026, 15:53 WIB | Oleh:
Mendagri: Normalisasi TKD Berdampak Besar pada Pemulihan Pascabencana Doc: ANTARA/Bayu Pratama S
Ket. Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian (tengah) menyapa wartawan saat tiba untuk mengikuti rapat pimpinan (Rapim) TNI-Polri di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (9/2).

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Wilayah Sumatera Muhammad Tito Karnavian mengatakan normalisasi anggaran Transfer ke Daerah (TKD) memberikan dampak besar terhadap percepatan pemulihan pascabencana di wilayah Sumatera.

JAKARTA -- “Anggaran TKD, ini yang kami mohon dukungan dari MPR dan dari DPR. Karena Presiden sudah menyampaikan transfer daerah di daerah 3 provinsi yang [terdampak] bencana ini dikembalikan seperti di tahun 2025. Itu dampaknya besar,” kata Tito dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.

Tito yakin normalisasi anggaran TKD tersebut akan membuat progres pemulihan berlangsung lebih optimal. Pasalnya, anggaran itu dapat digunakan untuk melengkapi kebutuhan pemulihan, seperti mebeler serta infrastruktur publik dan pemerintahan.

Tito mengatakan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah menyalurkan anggaran sebesar Rp4,7 triliun kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk mendukung pemulihan pascabencana.

Nantinya, anggaran tersebut akan disalurkan kepada masyarakat terdampak berdasarkan kriteria yang ditetapkan. Untuk itu, Tito meminta dukungan jajaran pimpinan MPR RI dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI guna mengoptimalkan progres pemulihan pascabencana.

Lebih lanjut, selama mengemban tugas sebagai Kasatgas PRR, Tito telah melaksanakan sejumlah upaya strategis. Di antaranya menggelar rapat koordinasi dengan pihak terkait secara berkala, rutin mengunjungi lokasi terdampak bencana, menyalurkan bantuan, menginventarisasi kebutuhan daerah terdampak bencana, hingga menggelar rapat membahas dashboard data Satgas PRR Pascabencana Wilayah Sumatera.

“Di Kemendagri ada Posko Gabungan. Gabungan dari instansi pemerintah, yang tergabung dalam Satgas itu juga melakukan zoom dengan staf dari kepala daerah. Entah Sekda atau Kepala BPBD, juga dinas sosial, dan lain-lain. Nah, ini dilakukan terus untuk melakukan update, update, update,” ujarnya.

Ia berharap, daerah yang belum mengirimkan data kondisi daerahnya agar segera mengirimkan data tersebut. Pasalnya, data tersebut menjadi kunci proses penanganan secara komprehensif. Di lain sisi, data tersebut juga divalidasi oleh Badan Pusat Statistik (BPS) agar tidak terjadi penumpukan data.

“Jadi ini mekanismenya bottom up, kecepatan Pemda. Saya mengejar setiap minggu, zoom meeting. Dan setelah itu kecepatan itu selain oleh Pemda, yang kedua adalah validasi oleh BPS, Badan Pusat Statistik. Supaya jangan terjadi masalah,” kata Tito.

Secara garis besar, Tito mengungkapkan bahwa pemulihan pascabencana di 52 kabupaten/kota telah mencapai progres yang signifikan. Meskipun terdapat sejumlah daerah yang masih membutuhkan penanganan, secara umum kondisi sebagian besar daerah tersebut berlangsung normal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Nasional
Presiden Prabowo lantik Wan...
Olahraga
Fitriani/Fadona melaju ke f...
Rona
7 Drama Korea Baru Wajib Di...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.