Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Komunitas Ojol Diajak Pemerintah Ikuti Program CKG untuk Deteksi Dini Penyakit

📅 Rabu, 11 Feb 2026, 17:56 WIB | Oleh:
Komunitas Ojol Diajak Pemerintah Ikuti Program CKG untuk Deteksi Dini Penyakit Doc: ANTARA/Sri Dewi Larasati
Ket. Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya (tengah) bersama para pengemudi ojek online usai meninjau pelaksanaan CKG di kantor Gojek di Jakarta Selatan, Rabu (11/2).

JAKARTA - Pemerintah mendorong upaya deteksi dini kesehatan bagi masyarakat, termasuk komunitas ojek online (ojol), melalui program Cek Kesehatan Gratis (CKG).

Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) Teuku Riefky Harsya menegaskan bahwa CKG sebagai upaya negara hadir untuk memastikan masyarakat tetap sehat.

“CKG ini dilakukan atas niat mulia dari Bapak Presiden Prabowo Subianto untuk menjalankan sebetulnya Undang-Undang Dasar 45 kaitannya bahwa memang setiap warga negara berhak untuk mendapatkan layanan kesehatan,” kata Menekraf Riefky saat meninjau pelaksanaan CKG di kantor Gojek di Jakarta Selatan, Rabu (11/2).

Menekraf Riefky mengatakan pentingnya CKG untuk pengemudi ojek online dalam pekerjaannya menuntut kondisi fisik yang prima sehingga perlu mendapat deteksi dini kesehatan agar tetap sehat, bukan hanya untuk diri sendiri tetapi juga demi keluarga yang bergantung pada mereka.

“Teman-teman ojol ini kita tahu mungkin mulai dari pagi hari kembali malam hari, berkeliling bisa puluhan bahkan ratusan kilo per hari, fisiknya harus prima. Jadi memang harus juga kita terus waspada deteksi dini,” tutur dia.

Menekraf mengatakan program CKG sejak dimulai 10 Februari 2025 telah diikuti sekitar 70 juta masyarakat, dengan targetnya di tahun ini menyasar 136 juta orang. CKG saat ini juga menerapkan metode 'jemput bola' oleh tenaga kesehatan, di mana tim puskesmas justru mendatangi komunitas masyarakat.

“Sekarang polanya lebih baik lagi, kalau dulu masyarakat datang di tanggal ulang tahun, kalau ini bisa kapan saja. Jadi tidak hanya edukasi, konsultasi, tetapi program kali ini juga sudah melangkah lebih jauh lagi juga dengan obat-obatan dan juga untuk tindak lanjutnya,” ujar dia.

Lebih lanjut, Menekraf Riefky mengapresiasi inisiatif keterlibatan pihak swasta dalam mendukung pelaksanaan program CKG sebagai upaya untuk memastikan masyarakat tetap sehat. 

“Terima kasih juga atas inisiatif pihak swasta. Saya ingin mengapresiasi GoTo yang sudah berinisiatif untuk berkoordinasi dengan Puskesmas Mampang Prapatan untuk melakukan kegiatan yang menjadi niatan mulia dari Bapak Presiden Prabowo Subianto, terkait dengan Cek Kesehatan Gratis (CKG),” tutur dia. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...

Jenazah ABK KM Arupadhatu I Dikirim ke Jakarta

30 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Nasional
Jenazah ABK KM Arupadhatu I...
Megapolitan
Polda Metro Jaya Siapkan Pe...
Advertisement
Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

24 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.