Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dukung Stimulus Transportasi Lebaran 2026, ASDP Siap Hadirkan Layanan Mudik Lebaran Aman dan Terjangkau

📅 Rabu, 11 Feb 2026, 12:40 WIB | Oleh:
Dukung Stimulus Transportasi Lebaran 2026, ASDP Siap Hadirkan Layanan Mudik Lebaran Aman dan Terjangkau Doc: Dok Istimewa

JAKARTA – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan dan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dalam menghadirkan stimulus sektor transportasi pada periode Angkutan Lebaran 2026 guna memastikan mobilitas masyarakat berlangsung aman, tertib, dan lebih terjangkau.

Pemerintah akan menerapkan diskon tarif jasa kepelabuhanan pada angkutan penyeberangan sebesar 100 persen untuk periode 12–31 Maret 2026, dengan target layanan nasional mencapai 945.000 unit kendaraan dan 2,4 juta penumpang. Kebijakan ini diharapkan menekan biaya perjalanan masyarakat sekaligus membantu distribusi arus kendaraan dan penumpang selama periode mudik.

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Heru Widodo, menegaskan ASDP siap mendukung implementasi program tersebut melalui kesiapan operasional pelabuhan, armada, serta penguatan layanan digital di lintasan penyeberangan utama.

“Kami menyambut baik stimulus transportasi Lebaran sebagai wujud kehadiran negara dalam membantu masyarakat menekan biaya perjalanan sekaligus memastikan arus mudik lebih merata. ASDP akan mengoptimalkan kesiapan operasional agar layanan tetap aman, lancar, dan nyaman,” ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Rabu (11/2).

Heru menegaskan, ASDP mendukung penuh program stimulus pemerintah tersebut. Namun, implementasi pemberian diskon tarif pada periode layanan Angkutan Lebaran masih menunggu terbitnya Surat Keputusan Bersama (SKB) sebagai dasar pelaksanaan teknis di lapangan, sehingga penerapan kebijakan nantinya dilakukan secara serentak dan terkoordinasi di seluruh pemangku kepentingan.

ASDP memproyeksikan pergerakan penumpang Angkutan Lebaran 2026 mencapai sekitar 5,8 juta orang atau naik 9,4 persen, dengan kendaraan sekitar 1,4 juta unit atau meningkat 9,3 persen. Dengan kesiapan tersebut, ASDP optimistis layanan penyeberangan dapat menjaga kelancaran mobilitas masyarakat sekaligus konektivitas logistik selama mudik dan arus balik Lebaran.

Sebelumnya, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menegaskan pemerintah telah menyiapkan berbagai langkah strategis guna memastikan kelancaran penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2026. Antara lain penetapan Surat Keputusan Bersama terkait pengaturan Angkutan Lebaran 2026, serta melakukan koordinasi intensif dengan Korlantas Polri dan Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum untuk mendukung kelancaran arus kendaraan, serta pengaturan kebijakan Work From Anywhere (WFA) dan pemberian stimulus transportasi guna mendistribusikan pergerakan masyarakat agar tidak terkonsentrasi pada waktu tertentu.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa pada periode libur hari besar nasional tahun ini pemerintah memberikan stimulus ekonomi berupa diskon transportasi dengan total anggaran Rp911,16 miliar yang bersumber dari APBN maupun non-APBN. Pemerintah juga memberikan fleksibilitas hari kerja bagi ASN dan pekerja swasta pada 16, 17, 25, 26, dan 27 Maret guna membantu masyarakat merencanakan perjalanan lebih awal dan mengurai kepadatan arus mudik.

Pendaftaran Mudik Gratis
ASDP turut mendukung Program Mudik Gratis 2026 di sejumlah lintasan penyeberangan, termasuk wilayah Aceh dan kawasan kepulauan sekitarnya, serta integrasi perjalanan peserta dari Jakarta menuju Lampung melalui layanan Merak–Bakauheni. Pendaftaran Mudik Gratis ASDP resmi dibuka 12 Februari dengan kuota terbatas.

Untuk mekanisme pendaftaran, calon pengguna jasa diwajibkan menyiapkan kartu identitas diri sebagai persyaratan administrasi. Informasi terkait pendaftaran dapat dipantau melalui akun Instagram resmi @asdp_id, di mana tautan pendaftaran akan ditampilkan melalui barcode yang disediakan. Selanjutnya, masyarakat dapat melakukan pendaftaran secara daring dengan mengisi serta melengkapi data diri sesuai dengan identitas yang berlaku.

Untuk menjaga kelancaran layanan, pengguna jasa diimbau membeli tiket secara mandiri melalui aplikasi atau kanal resmi Ferizy maksimal H-60 sebelum keberangkatan serta datang sesuai jadwal tiket. Masyarakat juga diminta memantau potensi cuaca ekstrem menjelang Angkutan Lebaran seiring masih aktifnya Monsun Asia yang berpotensi meningkatkan curah hujan dan dinamika perairan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Megapolitan
KAI Commuter Operasikan Kem...
Daerah
Sumsel dan Kalteng Menjadi ...
Daerah
Bandung Heritage Gelar Ajan...
Megapolitan
Pemkot Tangerang Tegaskan S...
Advertisement
KBRI: Dua WNI Terluka dalam Serangan Houthi di Arab Saudi

KBRI: Dua WNI Terluka dalam Serangan Houthi di Arab Saudi

14 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.