Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dishub Kaltim Sebut Pasokan BBM Subsidi Hidupkan Kembali Logistik Wilayah Perbatasan

📅 Rabu, 11 Feb 2026, 13:10 WIB | Oleh:
Dishub Kaltim Sebut Pasokan BBM Subsidi Hidupkan Kembali Logistik Wilayah Perbatasan Doc: antara foto
Ket. Kepala Bidang Pelayaran Dinas Perhubungan Kaltim Ahmad Maslihuddin di Samarinda, Rabu (11/2).

SAMARINDA - Dinas Perhubungan (Dishub) Kalimantan Timur (Kaltim) menyebutkan arus transportasi sungai yang menjadi urat nadi logistik menuju wilayah perbatasan dipastikan kembali berdenyut normal setelah pasokan bahan bakar minyak bersubsidi tersalurkan.

"Masyarakat tidak perlu khawatir karena hambatan yang terjadi murni masalah transisi administrasi dan kini distribusi energi sudah mulai mengalir kembali ke kapal-kapal angkutan," kata Kepala Bidang Pelayaran Dinas Perhubungan Kaltim Ahmad Maslihuddin di Samarinda, Rabu (11/2).

Sempat tersendatnya operasional kapal penumpang dan barang ini bermula dari peralihan kewenangan rekomendasi BBM subsidi dari pemerintah kota ke tingkat provinsi pada awal 2026.

Perubahan regulasi tersebut menuntut standar ketat dari BPH Migas yang mewajibkan kepemilikan sertifikat keselamatan kapal lengkap agar penyaluran subsidi benar-benar tepat sasaran.

Situasi semakin pelik karena para pemilik kapal tradisional mengalami gegar teknologi saat diwajibkan menggunakan aplikasi digital Monita milik Pertamina untuk proses penebusan bahan bakar.

"Mengantisipasi risiko kelangkaan logistik di hulu, otoritas Syahbandar mengambil langkah diskresi dengan menerbitkan sertifikat keselamatan sementara berdurasi tiga bulan agar kapal tetap bisa berlayar," papar Maslih.

Lanjut dia, solusi konkret akhirnya terwujud setelah Surat Keputusan BPH Migas terbit pada 6 Februari lalu yang secara resmi menyetujui kuota BBM bagi 23 kapal angkutan sungai.

Sebanyak 13 armada kapal kini telah mengantongi izin penuh untuk segera melayani rute vital menuju Kabupaten Kutai Barat hingga Mahakam Ulu tanpa hambatan birokrasi lagi.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur terus memantau proses kelengkapan dokumen sisa kapal lainnya dalam masa tenggang satu bulan ini demi menjaga stabilitas harga barang di pedalaman.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...

1.323 Lokasi Fasos Fasum Belum Diserahkan

45 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
1.323 Lokasi Fasos Fasum Be...
Megapolitan
Sekolah Harus Aman dan Nyam...
Advertisement
Proyek Pengolahan Sampah Jadi Listrik di Bantargebang, Pemkot Bekasi Bidik Tenaga Kerja Lokal.

Proyek Pengolahan Sampah Jadi Listrik di Bantargebang, Pemkot Bekasi Bidik Tenaga Kerja Lokal.

14 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.