Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BUMDes Makmur Ampalu Budidayakan 30 Ribu Lele untuk Dukung Program Makan Bergizi Gratis di Pariaman

3 Rabu, 11 Feb 2026, 21:00 WIB | Oleh:
BUMDes Makmur Ampalu Budidayakan 30 Ribu Lele untuk Dukung Program Makan Bergizi Gratis di Pariaman BUMDes Makmur Ampalu Budidayakan 30 Ribu Lele untuk Dukung Program Makan Bergizi Gratis di Pariaman Doc: Antara Foto
Ket. Wako Pariaman, Sumbar Yota Balad saat melepas benih lele ke dalam kolam bioflok milik BUMDes Makmur Ampalu, Desa Ampalu, Kecamatan Pariaman Utara, Kota Pariaman

Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Makmur Ampalu, Desa Ampalu, Kecamatan Pariaman Utara, Kota Pariaman, Sumatera Barat memanfaatkan potensi kebutuhan bahan baku dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di daerah itu dengan membudidayakan 30 ribu ekor lele.

"Kita usahakan dapur MBG di Kecamatan Pariaman Utara mengambil sumber bahan makanannya dari Desa Ampalu," kata Wali Kota Pariaman, Yota Balad di Pariaman, Rabu.

Ia mengatakan besarnya potensi usaha lele serta sayuran saat ini karena dapur MBG banyak memerlukan bahan pokok untuk makanan anak-anak.

Oleh karena itu, ia mengapresiasi BUMDes Ampalu Makmur yang mengelola potensi desa di bidang perikanan dan pertanian dengan budidaya lele dengan sistem akuaponik. Melalui sistem tersebut BUMDes tidak saja budidaya ikan namun juga tanaman dalam satu lingkungan.

Menurut dia, program budidaya ikan lele merupakan bukti BUMDes dapat menjadi motor penggerak ekonomi lokal.

"BUMDes memang diharapkan membuat kegiatan yang bisa menghasilkan pendapatan masyarakat," katanya.

Sementara itu, Ketua BUMDes Ampalu Makmur, Syafri Hendri mengatakan pihaknya memiliki 10 kolam bioflok dengan menggunakan sistem budidaya akuaponik. Masing-masing kolam dapat menampung tiga ribu ekor lele.

Ia menyebutkan estimasi pendapatan yang akan didapatkan oleh BUMDes tersebut selama tiga bulan budidaya atau sekali panen puluhan ribu lele mencapai Rp28,5 juta.

"Alhamdulillah dapur MBG di Kecamatan Pariaman Utara sudah mulai meminta ikan lele segar dan lele salai untuk bahan pokok dapur MBG," kata dia.

Ia menjelaskan melalui sistem akuaponik maka BUMDes Makmur Ampalu nantinya tidak saja menjual lele namun juga sayuran atau sejenis tanaman lainnya sehingga badan usaha tersebut nantinya dapat menyediakan lele siap saji serta nasi dengan bonus cah kangkung.

"Ini dapat dipasarkan ke dinas-dinas di lingkungan Pemerintah Kota Pariaman," tambahnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Pantau Angkutan Natal-Tahun...
Daerah
Penuhi Kebutuhan Publik, Ko...
Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp93.650/...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Ekspor Indonesia ke China Tembus US$54,17 Miliar! Komoditas Apa yang Paling Diburu?

Ekspor Indonesia ke China Tembus US$54,17 Miliar! Komoditas Apa yang Paling Diburu?

03 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.