Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bogor 'Beres-beres' Besar-besaran, Kolong Flyover Cileungsi Hingga Kabel Semrawut Kini Disikat Habis

📅 Rabu, 11 Feb 2026, 01:30 WIB | Oleh:
Bogor 'Beres-beres' Besar-besaran, Kolong Flyover Cileungsi Hingga Kabel Semrawut Kini Disikat Habis Doc: ANTARA/HO-Pemkab Bogor
Ket. Bupati Bogor Rudy Susmanto meninjau penataan kabel di Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

KABUPATEN BOGOR - Pemerintah Kabupaten Bogor secara masif memperluas cakupan penataan Ketenteraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) guna mengubah wajah wilayah yang selama ini kerap diidentikkan dengan kekumuhan dan kesemrawutan.

Fokus utama gerakan ini menyasar titik-titik krusial seperti Pasar Citeureup, kawasan kolong flyover Cileungsi, hingga penertiban juntaian kabel fiber optik yang membahayakan estetika dan keselamatan publik. 

Bupati Bogor Rudy Susmanto di Cibinong, Selasa, menyebutkan bahwa kegiatan Trantibum dilaksanakan secara konsisten dengan melibatkan lintas perangkat daerah serta partisipasi aktif masyarakat.

Sejumlah lokasi yang menjadi prioritas penataan antara lain Pasar Citeureup, kawasan kolong flyover Cileungsi, pertigaan ITC, wilayah Cisarua, Cibinong, serta beberapa kawasan lain yang bersinggungan langsung dengan aktivitas publik.

Selain pembersihan dan penataan ruang publik, Trantibum juga mencakup penertiban kabel fiber optik yang selama ini dinilai semrawut dan berpotensi mengganggu keselamatan, kenyamanan, serta estetika lingkungan.

Penataan kabel utilitas tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya menciptakan ruang publik yang lebih tertib, aman, dan nyaman bagi masyarakat, sekaligus mendukung wajah Kabupaten Bogor yang lebih rapi dan modern.

Hasil dari penataan terpadu itu mulai terlihat di lapangan, dengan sejumlah kawasan yang sebelumnya kumuh dan tidak tertata kini tampak lebih bersih, rapi, dan fungsional.

Rudy menegaskan sejak awal Trantibum dirancang sebagai gerakan berkelanjutan, bukan kegiatan sesaat, dengan tujuan membangun budaya tertib dan bersih yang dimulai dari ruang-ruang publik.

“Trantibum yang kita canangkan harus dijalankan secara konsisten dan merata. Ketertiban, kebersihan, dan kerapihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama, dan hasilnya akan dirasakan langsung oleh masyarakat,” kata Rudy.(KR-MFS)

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Mobil Tabrak Kerumunan Oran...
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.