Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

KPK Terima Laporan Dugaan Kasus Korupsi Proyek Stadion Jambi

📅 Selasa, 10 Feb 2026, 16:20 WIB | Oleh:
KPK Terima Laporan Dugaan Kasus Korupsi Proyek Stadion Jambi  Doc: RRI/Chairul Umam

JAKARTA - Organisasi masyarakat Amanah Rakyat Indonesia (AMATIR) melaporkan dugaan korupsi proyek pembangunan Stadion Jambi Swarna Bhumi ke KPK. Laporan tersebut turut mencantumkan nama Gubernur Jambi Al Haris serta sejumlah pejabat teknis dan pihak rekanan yang terlibat.

Ketua Umum AMATIR Nardo Pasaribu mengatakan, proyek pembangunan stadion tersebut bersumber dari APBD dengan pagu anggaran sebesar Rp250 miliar.

"AMATIR menyampaikan laporan dugaan korupsi pada proyek pembangunan bangunan gedung stadion di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Provinsi Jambi,” kata Nardo dalam keterangannya, Senin (9/2).

Proyek yang berlokasi di Kabupaten Muaro Jambi, itu dikerjakan oleh PT SCM. Nilai kontraknya sendiri sebesar Rp244.997.582.000 dengan masa pelaksanaan pekerjaan selama 690 hari.

AMATIR menilai, terdapat sejumlah dugaan permasalahan dalam pelaksanaan proyek tersebut. Hal itu menjadi dasar pelaporan ke KPK untuk ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

KPK sendiri mengkonfirmasi telah menerima laporan dugaan tindak pidana korupsi tersebut. Juru bicara KPK Budi Prasetyo memastikan, pihaknya akan menindaklanjuti laporan ini dengan memverifikasi validitas informasi dan data yang disampaikan

"KPK mengapresiasi peran serta dan kontribusi nyata masyarakat yang telah memanfaatkan mekanisme pengaduan sebagai bagian upaya pemberantasan korupsi. Tim akan menelaah dan menganalisis apakah laporan tersebut memenuhi unsur dugaan tindak pidana korupsi serta menjadi kewenangan KPK atau tidak,” katanya.

Untuk memperkaya informasi awal, Budi menambahkan, KPK juga secara proaktif melakukan pengumpulan bahan keterangan (pulbaket). Ia menjelaskan, tindak lanjut dari laporan masyarakat dapat bermuara pada berbagai langkah, mulai dari upaya penindakan, pencegahan, hingga koordinasi dan supervisi. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

1 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.