Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dorong Keterbukaan Informasi masuk RPJMD, KI DKI Nilai Bappeda Makin Informatif

📅 Selasa, 10 Feb 2026, 11:37 WIB | Oleh:
Dorong Keterbukaan Informasi masuk RPJMD, KI DKI Nilai Bappeda Makin Informatif Doc: istimewa

JAKARTA — Komisi Informasi DKI Jakarta mendorong agar keterbukaan informasi publik dijadikan fondasi dalam perencanaan pembangunan daerah. 

Hal tersebut disampaikan Ketua Bidang Edukasi, Sosialisasi, dan Advokasi (ESA) Komisi Informasi DKI Jakarta, Ferid Nugroho, saat memimpin visitasi ke Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta.

Ferid menegaskan peran strategis Bappeda sebagai pusat perencanaan pembangunan Jakarta.

Karena itu, nilai-nilai keterbukaan informasi publik dinilai penting untuk dimasukkan secara eksplisit dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

“Jika Bappeda sebagai otak perencanaan menjadikan transparansi sebagai pijakan, maka badan publik lainnya akan terdorong untuk mengikuti,” ujar Ferid.

Visitasi tersebut dilakukan dalam rangka penyampaian rekomendasi hasil electronic monitoring and evaluation (E-Monev) Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2025. Dalam kegiatan tersebut, Ferid Nugroho didampingi Tenaga Ahli Kelembagaan Eka Nova Yuda, Tenaga Ahli Edukasi, Sosialisasi, dan Advokasi (ESA) Kokom Komariah, serta Tenaga Ahli Penyelesaian Sengketa Informasi (PSI) Setia.

Berdasarkan hasil E-Monev Tahun 2025, Bappeda DKI Jakarta memperoleh nilai 85,5 poin dan berada pada kategori Menuju Informatif. Sejumlah rekomendasi dan catatan perbaikan juga disampaikan sebagai bahan peningkatan kinerja keterbukaan informasi publik pada penilaian E-Monev tahun 2026.

Dari enam indikator penilaian, sebagian besar telah dipenuhi dengan baik. Namun demikian, Komisi Informasi DKI Jakarta memberikan perhatian khusus pada aspek digitalisasi informasi yang dinilai masih perlu diperkuat.

“Digitalisasi memiliki bobot penilaian yang besar dan sangat memengaruhi nilai akhir. Optimalisasi kanal digital, khususnya media sosial dan pembaruan informasi lintas platform, perlu ditingkatkan agar Bappeda dapat naik kelas ke kategori Informatif,” jelas Ferid.

Kegiatan visitasi berlangsung di Ruang Rapat Lantai 2 Gedung Ali Sadikin, Jakarta Pusat. Rombongan Komisi Informasi DKI Jakarta diterima oleh Wakil Kepala Bappeda DKI Jakarta Deftrianov (Idep), Budi Setiawan selaku Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), serta PPID Pelaksana Andhika Ajie dan Agus Imam Rifusua, beserta jajaran.

Dalam kesempatan tersebut, Idep menyampaikan bahwa penurunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta akibat berkurangnya dana transfer dari pemerintah pusat tetap direspons dengan mengikuti kebijakan pemerintah pusat dan prinsip tata kelola pemerintahan yang transparan.

Menurutnya, keterbukaan informasi menjadi instrumen penting untuk menjaga kepercayaan publik di tengah kebijakan efisiensi anggaran.

Sebagai lembaga yang menjalankan fungsi pengawasan pelaksanaan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, Ferid mengajak Bappeda, khususnya PPID, untuk memperkuat kolaborasi dalam penerapan keterbukaan informasi publik.

“Dalam kondisi fiskal yang menantang, transparansi justru menjadi kebutuhan utama agar publik memahami arah kebijakan dan tetap percaya kepada pemerintah,” tegas Ferid.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.