Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pergerakan Tanah di Tegal Masih Aktif, 2.453 Jiwa Terpaksa Mengungsi

📅 Senin, 09 Feb 2026, 14:30 WIB | Oleh:
Pergerakan Tanah di Tegal Masih Aktif, 2.453 Jiwa Terpaksa Mengungsi Doc: antara foto
Ket. Warga Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah terpaksa mengungsi akibat pergerakan tanah.

TEGAL - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat fenomena pergerakan tanah di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, masih berlangsung aktif hingga awal pekan ini dan menyebabkan jumlah pengungsi terus bertambah lebih dari 2.000 jiwa.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari di Jakarta, Senin (9/2), mengatakan sampai dengan Minggu (8/2) jumlah warga yang mengungsi akibat fenomena pergerakan tanah tersebut tercatat sudah mencapai 2.453 jiwa.

BNPB mengkonfirmasi jumlah pengungsi itu terdiri atas 945 laki-laki dan 982 perempuan, termasuk kelompok rentan seperti 220 lansia, tiga ibu hamil, tiga ibu menyusui, 179 anak-anak, 40 balita, dan 65 batita.

Para pengungsi saat ini menempati delapan titik pengungsian, yakni Majelis Az Zikir wa Rotibain, Majelis dan Dukuh Pengasinan, SD Negeri 2 Padasari, Dukuh Lebak RW 05, Gedung Serbaguna Desa Penujah, Pondok Pesantren Dawuhan Padasari, Dukuh Tengah Desa Tamansari, serta Desa Mokaha di Kecamatan Jatinegara.

Tim petugas dari BNPB bersama pemerintah daerah setempat masih bersiaga di lokasi terdampak untuk melakukan pendampingan penanganan darurat sekaligus menyalurkan bantuan logistik dan permakanan bagi para pengungsi.

Selain pemenuhan kebutuhan dasar, Abdul menyebutkan bahwa penanganan difokuskan secara paralel pada pendataan warga terdampak serta pencarian lokasi pembangunan hunian sementara bagi warga yang terdampak langsung pergerakan tanah.

Dalam hal ini Dinas Sosial, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, serta Dinas Perumahan dan Permukiman Kabupaten Tegal melakukan verifikasi dan pemutakhiran data warga terdampak secara by name by address sebagai dasar penerbitan surat keputusan kebutuhan hunian sementara.

BNPB selain itu juga memberikan pendampingan bagi tim Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Tengah untuk melakukan asesmen kelayakan lahan hunian sementara dan rencana relokasi warga.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Yunani Diguncang Demo Besar...
Luar Negeri
Sultan Oman dan PM Inggris ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.