Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jalan Wisata Pusuk Sembalun Tertutup Longsor, Alat Berat dan Damkar Turun Tangan

📅 Senin, 09 Feb 2026, 07:00 WIB | Oleh:
Jalan Wisata Pusuk Sembalun Tertutup Longsor, Alat Berat dan Damkar Turun Tangan Doc: Antara Foto
Ket. Petugas membersihkan material tanah longsor yang menutupi badan jalan akses ke wisata Pusuk-Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), Minggu (8/2) malam.

Dua unit alat berat dan mobil pemadam kebakaran dikerahkan membersihkan material tanah longsor yang menutupi jalan wisata Pusuk Sembalun di bawah Kaki Gunung Rinjani Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat pada Minggu.

Pembersihan material longsor ini melibatkan petugas dari BPBD NTB, BPBD Kabupaten Lombok Timur dan Balai Jalan Nasional (BJN), TNI/Polri, termasuk petugas kecamatan, aparat desa dan masyarakat setempat.

Kepala Pelaksana BPBD NTB Sadimin, memastikan koordinasi lintas sektor dilakukan sejak awal kejadian agar pembukaan akses jalan dapat segera dipulihkan.

"Hingga kini tim gabungan masih bekerja membersihkan material longsoran dan ditargetkan berlangsung hingga malam hari ini," ujarnya.



Menurutnya, pembersihan jalur Pusuk Sembalun juga dipantau langsung oleh Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal, yang turun ke lokasi untuk memberikan arahan kepada petugas lapangan.

Gubernur Iqbal, kata Sadimin, meminta BPBD NTB bersama Balai Jalan Nasional menyusun rencana jangka menengah guna mengurangi risiko longsor berulang, khususnya melalui penguatan tebing di sejumlah titik rawan di jalur Pusuk-Sembalun.

"Ke depan perlu diusulkan penguatan tebing pada beberapa titik yang kondisinya kurang stabil, baik dengan konstruksi bronjong maupun tembok penahan, disesuaikan dengan struktur tanah setempat," ujar Iqbal.


Diketahui, akibat tanah longsor yang terjadi pada Minggu siang sekitar pukul 13.00 Wita tersebut,  menyebabkan arus lalu lintas dari dan menuju kawasan itu tidak bisa dilalui kendaraan lantaran material tanah longsor dengan ketebalan sekitar 0,5 hingga 1,5 meter menutupi badan jalan sepanjang kurang lebih 10 meter.

BPBD NTB sudah mengimbau masyarakat untuk tetap waspada mengingat wilayah NTB saat ini memasuki musim hujan, bahkan sebagian daerah berada pada periode puncak. Potensi hujan berintensitas tinggi dapat memicu bencana hidrometeorologis seperti banjir, angin kencang, dan tanah longsor yang dapat terjadi secara tiba-tiba.

Diharapkan melalui sinergi cepat BJN, BPBD, Damkar, serta TNI-Polri, pemerintah daerah menargetkan akses Pusuk-Sembalun segera kembali normal malam ini demi kelancaran mobilitas masyarakat dan aktivitas pariwisata.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.