Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

DK PBB Setujui Pengecualian Sanksi Bantuan Kemanusiaan ke Korut

📅 Senin, 09 Feb 2026, 02:10 WIB | Oleh:
DK PBB Setujui Pengecualian Sanksi Bantuan Kemanusiaan ke Korut Doc: AFP/ANGELA WEISS
Ket. Dewan Keamanan PBB sedang menggelar pertemuan di markas PBB di New York, AS, beberapa waktu lalu. Pada Minggu (8/2) kantor berita NHK melaporkan bahwa DK PBB telah menyetujui pengecualian sanksi bagi bantuan kemanusiaan di Korut.

SEOUL - Komite Dewan Keamanan (DK) Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) telah menyetujui pengecualian sanksi bagi proyek-proyek bantuan kemanusiaan di Korea Utara (Korut) yang tertunda selama beberapa bulan.

Seorang narasumber diplomatik di PBB memberi tahu NHK mengenai keputusan yang dibuat oleh Komite Sanksi Dewan Keamanan terhadap Korut untuk memberikan pengecualian sanksi pada proyek-proyek bantuan kemanusiaan di negara tersebut.

“Langkah tersebut diambil setelah Amerika Serikat (AS) mencabut penolakannya terhadap pengecualian bantuan kemanusiaan,” ungkap narasumber tersebut seperti dilansir kantor berita NHK, Minggu (8/2).

Sementara itu media di Korea Selatan (Korsel) melaporkan bahwa komite tersebut menyetujui 17 proyek yang dipimpin oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), organisasi internasional, dan kelompok swasta. Ini adalah kali pertama dalam sembilan bulan program bantuan kemanusiaan untuk Korut disetujui.

Kantor berita Yonhap mengatakan langkah AS tersebut dapat dilihat sebagai pesan perdamaian dari pemerintahan pimpinan Presiden Donald Trump kepada Pyongyang.

“Pemerintah Korsel tampaknya berharap bahwa persetujuan tersebut akan menjadi titik awal untuk melanjutkan pembicaraan antar-Korea sesegera mungkin,” tulis Yonhap.

Namun sejauh ini masih belum jelas apakah Pyongyang akan merespons secara positif pengecualian sanksi ini karena Korut menolak menerima bantuan kemanusiaan internasional. SB/NHK/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.