Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

RI Waspadai Gejolak Geopolitik, Titiek Soeharto: Produksi Pangan Harus Meningkat

📅 Minggu, 08 Feb 2026, 09:04 WIB | Oleh: Tim Redaksi

“Geopolitik dunia kita tidak baik-baik saja. Implikasinya tentu ini pada ketahanan pangan dunia. Indonesia hari ini sudah swasembada beras dan jagung. Tetapi apakah kita cukup bangga dengan itu? Sementara kebutuhan pangan bukan hanya untuk Indonesia, tetapi regional, bahkan dunia hari ini menjadi sebuah keniscayaan,” kata Fathurrahman.

Di sisi lain, Guru Besar Ilmu Agroforestri Institut Pertanian Bogor (IPB), Prof. Nurheni Wijayanto, mengungkapkan bahwa di lapangan, ketahanan pangan nasional menemui sejumlah tantangan. Salah satu yang menurutnya cukup menantang adalah kondisi sumber daya manusia (SDM) petani itu sendiri.

“Tantangan yang kita hadapi saat ini adalah tentang SDM petani kita. Itu perlu pendampingan yang intensif. Kami perguruan tinggi sering minta ke mahasiswa supaya dampingi petani dengan ikhlas. Nanti akan mudah ilmu yang diberikan kepada mereka, akan mendorong peningkatan produksi,” ujar Nurheni.

Terakhir, sebagai tuan rumah acara, Pemimpin Umum Panen News, Amir Firmansyah, mengungkapkan bahwa ia bersyukur Indonesia dilimpahi oleh Tuhan sumber daya alam (SDA) pertanian yang kaya.

“Saya ucapkan terima kasih kepada alam semesta. Bangsa ini sudah banyak sekali memberikan kami informasi terkait pangan di Indonesia,” kata Amir.

Amir mengatakan bahwa alur acara Panen Fest 2026 yang diawali dengan parade hasil pertanian itu berjalan lancar. Cuaca mendung dan hujan rintik tak melunturkan semangat para tamu penting dan pengunjung untuk memanjakan diri dengan beragam produk pertanian yang menggugah selera.

Terhitung terdapat lebih dari 50 _booth_ hasil pertanian, baik segar maupun olahan, yang dipasarkan oleh peserta bazaar. Para peserta bazaar berasal dari beragam latar belakang, mulai dari binaan instansi pemerintahan hingga UMKM hasil atau produk pertanian.

Panen Fest 2026 juga turut dimeriahkan oleh penampilan menghibur dari dua band kenamaan Tanah Air, yakni Slank dan Ungu. Para pengunjung mengerubungi panggung usai berbelanja ketika dua band tersebut menyuguhkan lagu-lagu hitsnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Rona
Film Dokumenter Lisa Blackp...

Kemenperin Dorong Gen Z Kembangkan Industri Batik

1.5 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Kemenperin Dorong Gen Z Kem...
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
G7 Akan Lepas 100 Juta Bare...
Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.