Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Cirebon Gencarkan Layanan Puskeswan untuk Cegah Penularan Penyakit Hewan ke Manusia

6 Minggu, 08 Feb 2026, 10:23 WIB | Oleh:
Pemkot Cirebon Gencarkan Layanan Puskeswan untuk Cegah Penularan Penyakit Hewan ke Manusia Pemkot Cirebon Gencarkan Layanan Puskeswan untuk Cegah Penularan Penyakit Hewan ke Manusia Doc: Antara Foto
Ket. Petugas saat melakukan layanan kesehatan hewan di Puskeswan Kota Cirebon, Jawa Barat.

Pemerintah Kota Cirebon, Jawa Barat, menggencarkan layanan pusat kesehatan hewan (puskeswan) di daerahnya sebagai upaya pencegahan sekaligus menekan risiko penularan penyakit dari binatang peliharaan ke manusia.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKPPP) Kota Cirebon Elmi Masruroh mengatakan penguatan layanan ini, menjadi strategi pemerintah daerah dalam meningkatkan kesehatan hewan di lingkungan masyarakat.

“Pada dasarnya puskeswan ini konsepnya sama seperti Puskesmas, hanya saja khusus pelayanan kesehatan untuk hewan peliharaan,” kata Elmi di Cirebon, Sabtu.

Ia menjelaskan, puskeswan yang dikelola Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pelayanan Veteriner di Kota Cirebon ini menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan, pengobatan, vaksinasi rabies, hingga tindakan sterilisasi dengan biaya terjangkau.

Menurut Elmi, vaksinasi rabies menjadi salah satu layanan prioritas, terutama untuk hewan berisiko, sebagai langkah pencegahan penyakit yang dapat berdampak pada kesehatan masyarakat.

Selain itu, kata dia, puskeswan dapat memberikan layanan sterilisasi hewan guna mengendalikan populasi, meskipun saat ini masih terbatas pada kucing domestik.

“Untuk sementara, operasi steril baru bisa dilakukan pada kucing domestik,” ujarnya.

Elmi menyebutkan sesuai ketentuan peraturan daerah, layanan puskeswan tetap dikenakan tarif retribusi sebagai sumber pendapatan asli daerah (PAD).

Meski demikian, lanjut dia, tarif yang diberlakukan dinilai jauh lebih murah dibandingkan klinik hewan swasta, sehingga dapat dijangkau oleh masyarakat luas.

“Pada 2025, target PAD yang ditetapkan sebesar Rp60 juta, dengan realisasi mencapai Rp67 juta dari 930 kunjungan puskeswan,” katanya.

Sementara itu, Kepala UPT Pelayanan Veteriner DKPPP Kota Cirebon Eko Yosi Indriastuti mengatakan biaya layanan pada fasilitas tersebut meliputi pemeriksaan kesehatan Rp25 ribu, pengobatan Rp50 ribu, sterilisasi kucing jantan Rp150 ribu, dan kucing betina Rp250 ribu.

“Pendaftaran sterilisasi dibuka setiap bulan pada minggu ketiga secara daring, dan saat ini hanya melayani kucing domestik,” katanya.

Pihaknya berharap optimalisasi layanan puskeswan di Kota Cirebon, dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan binatang peliharaan serta mendukung upaya pencegahan penyakit hewan di wilayah perkotaan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
Nasional
Ketua Umum PWI Kunjungi Kap...
Megapolitan
Distribusi Bantuan Air Bers...
Advertisement
Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Daerah 2027 Resmi Dibuka Kemenhaj, Cek Syarat dan Jadwalnya Disini!

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Daerah 2027 Resmi Dibuka Kemenhaj, Cek Syarat dan Jadwalnya Disini!

05 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.