Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Gianyar Dorong Konservasi Bahasa Bali

📅 Minggu, 08 Feb 2026, 15:45 WIB | Oleh:
Pemkab Gianyar Dorong Konservasi Bahasa Bali Doc: antara foto
Ket. Asisten Administrasi Umum Setda Gianyar I Ketut Pasek Lanang di sela-sela penutupan Bulan Bahasa Bali di Balai Budaya Gianyar, Minggu (8/2).

BALI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gianyar, Bali, menekankan pentingnya konservasi bahasa Bali yang harus dilestarikan dan digunakan sebagai komunikasi sehari-hari.

“Jangan sampai kita lupa berbahasa Bali, jangan malu menggunakan bahasa Bali, dan mari kita bangga terhadap bahasa, aksara, dan sastra Bali,” kata Asisten Administrasi Umum Setda Gianyar I Ketut Pasek Lanang di sela-sela penutupan Bulan Bahasa Bali di Balai Budaya Gianyar, Minggu (8/2).

Ia meminta kepada orangtua untuk membiasakan dan membimbing anak-anak untuk menggunakan bahasa daerah Bali di tengah era globalisasi.

Ia mengajak agar bahasa Bali digunakan dalam kegiatan adat seperti paruman (rapat) serta dalam upacara keagamaan dan dalam berkomunikasi sesama warga di Bali.

“Bahasa Bali hendaknya tetap digunakan dalam pergaulan, pertemuan, dan komunikasi generasi muda,” ucapnya.

Sebagai salah satu upaya pelestarian bahasa daerah, Pemkab Gianyar mengadakan Bulan bahasa Bali.

Bulan Bahasa Bali di Gianyar diisi dengan berbagai lomba yang diikuti oleh perwakilan generasi muda antara lain lomba menulis aksara Bali tingkat SD, lomba menulis lontar tingkat SMP, lomba bebat berbahasa Bali tingkat SMA/SMK.

Kemudian lomba membaca lontar tingkat SMA/SMK, lomba masatua (bercerita) Bali krama istri (kelompok wanita) yang diikuti oleh Krama Istri (PAKIS), lomba sambrama wacana (pidato) prajuru (pengurus) adat, serta lomba film pendek dokumenter berbahasa Bali yang diikuti oleh pelajar SMA/SMK dan peserta umum se-Bali.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Gianyar I Wayan Adi Parbawa mengungkapkan rasa bahagia melihat antusiasme dan kemampuan anak-anak serta generasi muda dalam berbagai lomba Bahasa Bali.

Sebagai bentuk apresiasi, pihaknya menyerahkan piala kepada pemenang lomba dari masing-masing kategori.

Di sisi lain, berdasarkan data Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Indonesia merupakan negara yang kaya akan bahasa daerah yakni tercatat sebanyak 726 bahasa yang masih digunakan hingga saat ini.

Namun, banyak di antaranya mengalami kemunduran akibat berbagai faktor, seperti pemekaran wilayah, migrasi penduduk, dan dominasi bahasa mayoritas. Menyoroti fenomena ini, BRIN menekankan pentingnya revitalisasi bahasa daerah agar tidak mengalami kepunahan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.