Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ahmad Rizal Ramdhani: Bulog Berkomitmen Jaga Kedaulatan dan Swasembada Pangan

3 Minggu, 08 Feb 2026, 06:38 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ahmad Rizal Ramdhani: Bulog Berkomitmen Jaga Kedaulatan dan Swasembada Pangan Ahmad Rizal Ramdhani: Bulog Berkomitmen Jaga Kedaulatan dan Swasembada Pangan Doc: ANTARA
Ket. Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menjawab pertanyaan awak media di sela Talkshow Panen Fest 2026 di Jakarta, Sabtu (7/2/2026).

JAKARTA – Direktur Utama (Dirut) Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menegaskan komitmen menjaga kedaulatan dan swasembada pangan melalui penguatan cadangan beras pemerintah, penyerapan gabah petani, serta stabilisasi pasokan dan harga pangan nasional.

Dalam Talkshow Panen Fest 2026 di Jakarta, Sabtu (07/2), Rizal mengatakan Bulog terus berupaya memaksimalkan tugas dan fungsi kelembagaan serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dalam menjaga ketahanan dan kedaulatan pangan nasional.

"Bulog memaksimalkan tugas dan fungsinya serta pelayanannya kepada masyarakat," kata Rizal.

Ia menjelaskan, Bulog memiliki tiga pilar utama dalam menjalankan tugasnya. Pilar pertama adalah bertanggung jawab terhadap ketersediaan pangan agar pasokan nasional tetap aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.

Pilar kedua adalah memastikan keterjangkauan pangan bagi seluruh masyarakat Indonesia, sehingga distribusi pangan dapat menjangkau berbagai wilayah dari Sabang sampai Merauke secara merata dan berkelanjutan.

Pilar ketiga yakni stabilisasi harga pangan. Bulog memastikan harga komoditas tetap stabil sesuai harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah, sehingga daya beli masyarakat terjaga dan gejolak pasar dapat dihindari.

Rizal mengatakan swasembada pangan merupakan wujud kedaulatan bangsa. Negara yang mampu memenuhi kebutuhan pangannya secara mandiri dinilai lebih berdaulat karena tidak bergantung pada impor.

"Jadi yang namanya swasembada pangan itu adalah suatu kedaulatan bangsa. Jadi, kalau tidak swasembada pangan, negara itu tidak berdaulat," katanya menegaskan. 

Bulog mencatat hingga awal Februari 2026, BUMN pangan itu mengelola ketersediaan stok beras sebesar 3,3 juta ton. Stok itu terdiri dari Cadangan Beras Pemerintah (CBP) sebesar 3,22 juta ton dan stok komersial sebesar 95.523 ton.

Selain cadangan beras, Bulog juga mengelola persediaan komoditas pangan strategis lainnya, terdiri dari gula pasir 11.675 ton, jagung 53.637 ton, serta minyak goreng sebesar 15.475 kiloliter.

Dalam kegiatan itu, Rizal menerima Anugerah Insan Inspiratif Pangan atas kontribusinya dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

Penghargaan tersebut juga diberikan kepada Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi atau yang akrab disapa Titiek Soeharto serta Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak.

Direktur Bulog menerima penghargaan pada kategori insan inspiratif dan kepemimpinan dalam stabilisasi dan cadangan pangan nasional, sebagai pengakuan atas peran strategis Bulog dalam menjaga ketersediaan dan stabilitas pangan nasional serta mendukung kesejahteraan petani.

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Hariyadi, dianugerahi penghargaan atas kepemimpinan legislatif dalam penguatan kebijakan ketahanan pangan nasional, dan Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menerima anugerah atas peran TNI AD dalam program agroforestri, penyediaan air bersih, serta penguatan teritori pangan.

“Penghargaan ini menjadi pengingat bahwa ketahanan pangan adalah tanggung jawab bersama. Bulog akan terus menjalankan perannya sebagai instrumen negara dalam menjaga stabilitas dan cadangan pangan, sekaligus memperkuat kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan,” ujar Rizal.

Selain penganugerahan, rangkaian Panen Fest 2026 juga diisi dengan talkshow interaktif bertajuk “Pangan Mandiri, Masa Depan Negeri” yang bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya sinergi lintas sektor dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta

Rupiah Masih Rentan - 3 November 2026

38 menit yang lalu | Rizal Azhari

Ekonomi
Rupiah Masih Rentan - 3 Nov...
Megapolitan
Prioritaskan Persija, Pramo...
Megapolitan
Udara Jakarta Memburuk! Sel...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Polemik Kadar Emas, Konsumen Soroti Perbedaan Hasil Pengujian

Polemik Kadar Emas, Konsumen Soroti Perbedaan Hasil Pengujian

02 Nov 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.