Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menperin Ungkap Manufaktur Jadi Motor Utama Ekonomi Nasional

📅 Sabtu, 07 Feb 2026, 17:35 WIB | Oleh:
Menperin Ungkap Manufaktur Jadi Motor Utama Ekonomi Nasional Doc: Dokumentasi Kementerian Perdagangan
Ket. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita

JAKARTA  - Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan bahwa sektor industri pengolahan terus memberikan dampak positif bagi stabilitas keuangan. Menurutnya, bidang manufaktur saat ini memegang peranan vital sebagai penggerak roda ekonomi di tanah air.

Kinerja Industri Pengolahan Non Migas tercatat mampu tumbuh sebesar 5,17 persen sepanjang tahun 2025. Angka pertumbuhan tersebut secara meyakinkan telah melampaui capaian pertumbuhan ekonomi nasional yang sebesar 5,01 persen.

“Sektor industri manufaktur Indonesia terus menunjukkan kinerja yang positif. Sektor ini menjadi penggerak utama perekonomian nasional,” ujar Agus di Jakarta, Jumat (6/2).

Sektor industri pengolahan menyumbang nilai ekspor sangat fantastis yang mencapai angka 227,10 miliar dolar Amerika. Kontribusi sektor manufaktur terhadap produk domestik bruto nasional juga telah menyentuh angka 3.051,58 triliun rupiah.

Sektor otomotif menjadi salah satu pilar utama yang menyokong kekuatan struktur industri di dalam negeri. Sebanyak 41 pabrikan kendaraan roda empat kini memiliki kapasitas produksi hingga 2,59 juta unit setiap tahun.

Industri kendaraan bermotor nasional tercatat telah menyerap tenaga kerja langsung hampir seratus ribu orang penduduk. Total modal yang tertanam pada sektor strategis ini sudah mencapai angka sebesar 194,22 triliun rupiah.

Rasio kepemilikan mobil di Indonesia saat ini masih berada pada angka 99 unit per seribu orang. Kondisi tersebut menandakan bahwa pasar domestik memiliki ruang yang sangat luas untuk terus tumbuh secara maksimal.

Kinerja pengiriman kendaraan utuh ke luar negeri meningkat sebesar 9,7 persen menjadi 518.212 unit kendaraan. Pertumbuhan ekspor ini membuktikan bahwa daya saing basis produksi otomotif Indonesia tetap terjaga di kancah global.

Segmen kendaraan elektrifikasi mencatat lonjakan permintaan yang sangat pesat di tengah dinamika pasar otomotif nasional. Penjualan mobil listrik berbasis baterai meningkat tajam dari 43.194 unit menjadi total 103.931 unit kendaraan.

Pemerintah secara serius membangun ekosistem kendaraan listrik mulai dari sektor hulu hingga ke sektor hilir. Investasi pengembangan baterai kendaraan listrik secara terintegrasi diproyeksikan memberikan nilai tambah ekonomi sebesar 48 miliar dolar.

Pabrik sel baterai dengan kapasitas daya 10 GWh kini sudah mulai beroperasi untuk memperkuat rantai pasok. Sembilan perusahaan telah terlibat dalam program kendaraan rendah emisi dengan nilai investasi tambahan dua puluh triliun.

“Kami berharap penyelenggaraan Indonesia International Motor Show 2026 menjadi katalis penting untuk mempercepat pemulihan industri otomotif nasional. Sehingga memperkuat fondasi pertumbuhan, meningkatkan kepercayaan konsumen, memperluas adopsi kendaraan ramah lingkungan, serta mendorong investasi dan inovasi,” kata Menperin. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.