Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Polda Sulsel Tanam Jagung 812 Hektare untuk Dorong Swasembada dan Ketahanan Pangan

📅 Jumat, 06 Feb 2026, 07:48 WIB | Oleh:
Polda Sulsel Tanam Jagung 812 Hektare untuk Dorong Swasembada dan Ketahanan Pangan Doc: antara foto
Ket. Polda Sulsel tanam jagung untuk dukung swasembada jagung.

MAKASSAR - Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan (Sulsel) menggelar penanaman jagung di lahan seluas 812 hektare untuk mendukung program ketahanan pangan nasional, terutama swasembada jagung 2026.

Kepala Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Sulsel Kombes Pol Asdi Ferdian Saputra melalui keterangannya diterima di Makassar, Kamis (5/2), menjelaskan kegiatan penanaman jagung itu merupakan tindak lanjut dari perintah pimpinan pusat agar seluruh Polda di Indonesia melaksanakan penanaman pada kuartal pertama tahun 2026.

"Untuk Polda Sulsel itu menyiapkan lahan seluas 812 hektare yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota di jajaran Polda Sulsel," ujarnya.

Asdi Ferdian mengatakan penanaman jagung tersebut dilakukan pada berbagai jenis lahan binaan Polri, mulai dari lahan milik Polri, lahan PTPN, Program Satu Desa Satu Hektare, lahan kehutanan, lahan baku sawah, hingga lahan pesantren.

Luasan lahan tanam tersebar di sejumlah wilayah, antara lain Kabupaten Bulukumba dengan luasan terbesar mencapai 288,3 hektare, disusul Kabupaten Takalar seluas 45 hektare, Luwu Utara 36,1 hektare, Luwu 27 hektare, Sidrap 26 hektare, serta Pinrang 17,5 hektare.

Sementara daerah lainnya seperti Bantaeng, Barru, Bone, Enrekang, Gowa, Jeneponto, Luwu Timur, Palopo, Pangkep, Sinjai, Soppeng, dan Wajo, turut berkontribusi dengan luasan yang bervariasi.

Ia menegaskan seluruh lahan yang ditanami merupakan lahan binaan Polri yang berada di bawah pengawasan polisi penggerak di masing-masing wilayah.

“Penanaman jagung di lahan seluas 812 hektare tersebar di beberapa Polres. Lahan ini merupakan lahan binaan Polri yang dikontrol oleh polisi penggerak. Target kami adalah menjadikan Polda Sulsel sebagai penyuplai swasembada jagung pada tahun 2026,” katanya.

Ia menambahkan luas lahan tanam jagung tersebut masih berpotensi terus bertambah seiring dengan masuknya data terbaru dari gugus tugas ketahanan pangan di masing-masing Polres jajaran.

Polda Sulsel optimistis dapat menjadi garda terdepan dalam meningkatkan swasembada pangan, khususnya komoditas jagung, pada tahun 2026.

“Insya Allah, Polda Sulsel siap berada di garis depan dalam mendukung swasembada pangan di bidang jagung,” ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.