Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bapanas Waspadai Permainan Harga Tak Wajar Jelang Ramadan

📅 Jumat, 06 Feb 2026, 15:05 WIB | Oleh:
Bapanas Waspadai Permainan Harga Tak Wajar Jelang Ramadan Doc: Tria/RRI

JAKARTA - Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas, I Gusti Ketut Astawa, memaparkan kondisi stok pangan nasional menjelang Ramadan. Namun Ia menekankan peningkatan permintaan pangan berpotensi dimanfaatkan oknum pemasok untuk memainkan harga tidak wajar.

“Stok pangan sangat memadai dan tidak perlu dikhawatirkan. Kepala Bapanas sudah membentuk  Satgas Sabu Bersih Pelanggaran Pangan termasuk dari harga dan keamanan mumpun mutu pangan," ucap dia.​

Gusti mengatakan tujuan dibentuknya Satgas Saber adalah untuk mengantisipasi harga tidak boleh naik terlalu tinggi. "Harga naik wajar karena permintaan, tapi wajar tidak boleh melebihi Harga Eceran Tertinggi (HAP)," ujar dia.

Selain harga, Satgas juga bertidak untuk menjaga keamanan pangan bebas dari unsur-unsur pestisida, boraks atau unsur-unsur kimia berbahaya lainnya dan Satgas juga memantau mutu dari pangan harus sesuai dengan yang tertera di kemasan.

Gusti menjelaskan, baru-baru ini Bapanas bersama Kementan dan tim dari Polda mendatangi salah satu pedagang di daging di Ciputut Tangerang Selatan.

"Kami dapat informasi bahwa harga daging di Jakarta naik menjadi Rp150.000," kata dia. "Setelah ditelusuri, ada RPH di Ciputat yang menaikkan harga Rp1.000 per kilogram karkas dan ini berdampak ke hilir."

Dia berpandangan seluruh rantai distribusi wajib bertanggung jawab agar harga dan keamanan pangan tetap terkendali nasional.

Menurut dia, pendekatan persuasif diutamakan sebelum penerapan sanksi hukum sebagai langkah terakhir penegakan aturan berlaku. Gusti mengimbau masyarakat berbelanja wajar agar stabilitas harga pangan terjaga selama Ramadan.

"Pemerintah terus memantau harga sepanjang hari berkolaborasi dengan dinas, provinsi, gubernur, bupati, wali kota dan polda setempat untuk memantau harga di wilayah masing-masing. Sehingga, harapan kita harga bagus, masyarakat yang menyelenggarakan ibadah puasa bisa melaksanakannya dengan nyaman," ujar dia. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.