Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ajang Kompetisi jadi Wadah Eksperimen Talenta Digital RI Kembangkan Gim Lokal

📅 Jumat, 06 Feb 2026, 18:30 WIB | Oleh:
Ajang Kompetisi jadi Wadah Eksperimen Talenta Digital RI Kembangkan Gim Lokal Doc: ANTARA/Hreeloita Dharma Shanti
Ket. Deputi Bidang Kreativitas Digital dan Teknologi Kemenekraf Muhammad Neil El Himam memberikan kata sambutan pada peserta Garena Game Jam 3 di Jakarta, Jumat (6/2).

JAKARTA - Kementerian Ekonomi Kreatif menyebut ajang kompetisi gim merupakan wadah eksperimen bagi talenta digital muda untuk mengembangkan gim-gim lokal yang lebih berkualitas.

"Bukan sekadar kompetisi membuat gim dalam waktu yang terbatas, tapi, juga merupakan ruang untuk bereksperimen, ruang berkolaborasi dan juga ruang dimana ide-ide segar yang baru dapat lahir dan menjadi cikal bakal studio serta Intellectual Property (IP) baru," kata Deputi Bidang Kreativitas Digital dan Teknologi Kemenekraf Muhammad Neil El Himam saat pembukaan Garena Game Jam 3 di Jakarta, Jumat.

Neil menekankan pentingnya semangat talenta digital dalam mengembangkan gim yang berdampak pada pertumbuhan industrinya di Indonesia.

Melalui kompetisi itu, para peserta akan diuji secara teknis, kreativitas dan kemampuan untuk memecahkan masalah. Ketahanan peserta dalam mendapatkan tekanan juga akan ditempa.

"Kita banyak memiliki talenta, kreatifitas, dan pasar domestik yang besar. Tentunya yang kita perlu dorong adalah keberanian untuk menciptakan karya, membangun IT sendiri, dan juga menembus pasar global," kata dia.

Momen itu menurutnya menjadi waktu yang baik bagi Indonesia untuk terus tumbuh dari sisi pasar dan juga pemain gim.

Kompetisi diharapkan dapat melahirkan banyak pencipta gim sehingga talenta Indonesia tidak hanya sekadar menjadi pengguna teknologi. Hal ini juga menjadi langkah nyata dalam menolong transformasi Indonesia dari konsumen menjadi produsen untuk menghasilkan produk-produk digital.

Kementerian Ekonomi Kreatif berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program inkubasi, fasilitasi promosi, hingga akses pasar bagi studio dan pengembang gim di Indonesia.

Kolaborasi antara pemerintah, industri, komunitas, pemerintahan tinggi, media, dan juga akses permodalan dikatakan Neil menjadi kunci agar talenta yang lahir dari kegiatan seperti ini dapat terus bertumbuh dan naik kelas.

"Membangun industri gim bukan hanya soal teknologi, tapi juga soal ekosistem. Jika kita ingin industri gim Indonesia menikmati hasil global, maka kolaborasi dan kepercayaan terhadap karya-karya bangsa ini harus menjadi fondasi utamanya," kata Neil menambahkan.

Selain ruang eksperimen, talenta digital juga bisa memanfaatkan kompetisi gim untuk membangun jejaring.

"Jadikan kesempatan ini sebagai ruang belajar, ruang eksplorasi, dan juga ruang membangun jaring untuk berkolaborasi. Semoga dari kegiatan ini lahirlah gim baru, studio baru, dan juga IT baru yang membawa nama Indonesia ke panggung dunia," ujar Neil. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

India Jadi Korban Pesta Gol Brasil, Tim Samba Menang 4-0

22 menit yang lalu | Marcellus Widiarto

Olahraga
India Jadi Korban Pesta Gol...
Olahraga
Inggris Mengamuk, Kroasia D...
Olahraga
Bantai Persikad Depok 4-0, ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.