Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Batang Lakukan Operasi Pasar untuk Tekan Kenaikan Harga Jelang Ramadan 

📅 Kamis, 05 Feb 2026, 11:01 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Batang Lakukan Operasi Pasar untuk Tekan Kenaikan Harga Jelang Ramadan  Doc: ANTARA
Ket. Seorang pedagang bumbu dapur melayani konsumen di pasar tradisional Batang, Jateng.

BATANG – Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, menyiapkan skema pelaksanaan operasi pasar murah sebagai upaya menekan kenaikan harga pangan menjelang Ramadan 2026.

Kepala Bagian Perekonomian Kabupaten Batang, Abu Hurairah, di Batang, Jateng, Kamis(05/2), mengatakan bahwa pihaknya menjalin komunikasi yang intensif dengan sejumlah dinas dan instansi terkait sebelum menggelar pasar murah.

"Diprakirakan saat memasuki bulan suci Ramadan masih musim hujan dan rawan banjir, sehingga kami perlu berkoordinasi dengan Bulog, Disperindagkop, dan Dinas Perhubungan untuk memastikan komoditas pokok terdistribusi dengan baik dan lancar," katanya.

Menurut dia, sejumlah komoditas pokok menjadi perhatian menjelang Ramadan agar ketersediaan dan harga tetap terjaga dengan rencana menggelar pasar murah.

Harga komoditas pokok, kata dia, akan cenderung mengalami kenaikan hingga 25 persen seperti cabai dan telur saat memasuki Ramadan.

"Akan tetapi, kami berharap dengan adanya kegiatan pasar murah nanti, kenaikan harga komoditas pangan dapat ditekan," katanya.

Pedagang sayuran Ella mengaku sejumlah komoditas pokok seperti cabai hingga bawang merah mulai mengalami kenaikan harga.

Harga cabai rawit merah semula Rp60 ribu per kilogram kini naik menjadi Rp80 ribu per kilogram, cabai rawit dan cabai keriting Rp50 ribu per kilogram, serta telur kini masih Rp28 ribu per kilogram.

"Akan tetapi, harga telur kemungkinan terus melonjak bisa mencapai Rp32 ribu per kilogram sedangkan cabai rawit merah mampu mencapai Rp100 ribu per kilogram saat memasuki Ramadan hingga Lebaran nanti," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog denga...
Luar Negeri
PBB Serukan Negara-negara T...

Wabah Ebola Tewaskan Lebih dari 4.000 Warga di Kongo

27 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Wabah Ebola Tewaskan Lebih ...
Daerah
Anggaran PUPR Karawang Masi...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.