Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menkes Tegaskan Kanker Bisa Disembuhkan Jika Terdeteksi Dini

📅 Kamis, 05 Feb 2026, 15:10 WIB | Oleh:
Menkes Tegaskan Kanker Bisa Disembuhkan Jika Terdeteksi Dini Doc: RRI/Aditya Prabowo
Ket. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin

JAKARTA - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengajak para penyintas dan masyarakat tidak takut menghadapi kanker. Ia menegaskan, penyakit tersebut kini dapat disembuhkan selama terdeteksi sejak awal melalui skrining rutin di fasilitas kesehatan.

“Kanker itu bisa disembuhkan, tetapi harus dengan deteksi dini. Oleh karena itu datanglah ke fasilitas kesehatan untuk deteksi dini, jangan takut,” kata Budi Gunadi Sadikin dalam peringatan Hari Kanker Sedunia di Jakarta, Rabu (4/2).

Budi mengungkapkan angka kematian akibat kanker di Indonesia masih tinggi. Bahkan, setiap dua menit satu orang meninggal dunia karena penyakit tersebut.

“Angka kematian akibat kanker masih sangat tinggi. Setiap dua menit saya bicara, satu orang meninggal karena kanker,” ucap Menkes Budi.

Menurut dia, kanker payudara menjadi penyebab kematian tertinggi pada perempuan Indonesia. Untuk menekan angka tersebut, pemerintah menghadirkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi 280 juta masyarakat, termasuk layanan skrining kanker payudara.

“Kanker payudara menjadi pembunuh nomor satu di Indonesia. Untuk itu ada CKG bagi 280 juta masyarakat Indonesia, di dalamnya ada skrining kanker payudara,” kata Budi.

Ia menambahkan, pemerintah telah menyiapkan sekitar 10 ribu puskesmas yang dilengkapi layanan skrining kanker. Selain itu, pencegahan kanker serviks juga diperkuat melalui vaksinasi Human Papillomavirus (HPV).

“Kita punya 10 ribu puskesmas yang punya skrining kanker, dan kanker serviks sekarang juga ada vaksinasi HPV. Baru 4 juta dari 40 juta yang datang ke puskesmas untuk skrining dan kanker sekarang bisa disembuhkan, jangan takut,” ucap Menkes Budi.

Karena itu, ia meminta pemerintah daerah berkolaborasi meningkatkan partisipasi masyarakat dalam skrining kanker. Kemenkes juga memberikan apresiasi kepada sejumlah daerah dengan capaian vaksinasi HPV terbaik, yakni Palembang, Berau, Bekasi, Serang, Sidrap, dan Provinsi DKI Jakarta.

Yayasan Kanker Indonesia (YKI) mengadakan pameran seni bertajuk Understanding Cancer Through Art yang menampilkan puluhan karya seni para penyintas kanker dan caregiver. Kegiatan ini digelar dalam rangka memeringati Hari Kanker Sedunia.

“Acara seperti ini bagaimana seni dan kreativitas meringankan beban dan memberikan ruang meluapkan perasaan hati pasien. Bagaimana setiap pasien unik dalam mengungkapkan perasaan dan keunikan ini dipersatukan,” kata Ketua Umum YKI, Prof. Dr. dr. Aru Wisaksono Sudoyo. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.