Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Daya Saing Lemah, Ribuan UMKM Masih Rentan Kolaps

📅 Kamis, 05 Feb 2026, 01:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Daya Saing Lemah, Ribuan UMKM Masih Rentan Kolaps Doc: ANTARA/Harianto
Ket. Plt Kepala BSN Y Kristianto Widiwardono (kedua kanan) dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI di Jakarta, Rabu (4/2).

JAKARTA - Badan Standardisasi Nasional (BSN) telah melakukan pembinaan terhadap 2.575 usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam meningkatkan daya saing, agar mereka mampu menjangkau pasar lebih luas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

Pelaksana Tugas Kepala BSN, Y Kristianto Widiwardono di Jakarta, Rabu (4/2) mengatakan jumlah tersebut masih perlu terus ditingkatkan mengingat besarnya populasi UMKM di Indonesia. Berdasarkan data Sistem Informasi Data Tunggal UMKM (SIDT-UMKM) pada laman umkm.go.id, jumlah UMKM di Indonesia per 31 Oktober 2025 mencapai 30,19 juta entitas.

Secara spasial, UMK tersebar di Jawa Barat (5,4 juta), Jawa Timur (4,58 juta), dan Jawa Tengah (4,45 juta). Sementara Provinsi Papua tercatat memiliki 64.761 UMKM, Papua Tengah 17.258 UMKM, dan Papua Selatan sebanyak 13.281 UMKM.

Untuk memperluas jangkauan, sepanjang 2025 BSN juga menginisiasi program Bootcamp SNI Bina UMK yang diikuti oleh 1.033 usaha mikro dan Kecil (UMK).

Dari jumlah tersebut, 526 UMK terpilih ditindaklanjuti, 361 UMK menjalani gap analysis dan mendapat pendampingan menuju sertifikasi. Hasilnya, sebanyak 119 UMKM berhasil memperoleh sertifikat SNI pada 2025.

UMKM jelasnya tidak hanya menjadi tulang punggung perekonomian nasional, tapi juga berperan strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta pemerataan kesejahteraan.

Untuk itu, pemerintah terus mendorong dan membina UMKM agar naik kelas melalui penguatan inovasi, peningkatan efisiensi produksi, serta perbaikan kualitas produk agar mampu bersaing di pasar yang semakin kompetitif. Salah satu faktor penting dalam upaya tersebut adalah penerapan standar.

“Penerapan standar berperan penting dalam meningkatkan daya saing UMKM. Melalui penerapan SNI, produk UMKM memiliki jaminan mutu, keamanan, dan kelayakan yang diakui,” kata Kristianto.

Dengan sertifikasi SNI, maka akan menjadi nilai tambah yang dapat meningkatkan kepercayaan konsumen sekaligus membuka peluang akses pasar yang lebih luas, baik nasional maupun secara global.

“Hal ini selaras dengan arahan Presiden Republik Indonesia dalam Rapat Terbatas pada 4 November 2025 yang menekankan pentingnya kemudahan perizinan dan penyederhanaan proses sertifikasi bagi UMKM,” katanya.

Masih Lemah

Direktur Mubyarto Institute Awan Santosa mengatakan, salah satu pembinaan yang diperlukan UMKM memang adalah pengembangan produk, diantaranya melalui pemenuhan SNI untuk menjamin kualitas produk mereka.

Agar berkelanjutan, pembinaan perlu mengoptimalkan pendekatan kelembagaan, baik melalui asosiasi, koperasi, komunitas, maupun jejaring UMKM lainnya. “Dengan demikian akan terbangun ekosistem inovasi dan pengembangan produk UMKM sesuai SNI,” katanya.

Pemerintah tutur Awan harus menjangkau lebih banyak lagi jumlah UMKM yang disasar untuk dibina, bahkan lokasi pembinaan tidak terpusat di Jakarta, tetapi turun ke bawah ke provinsi hingga kabupaten, agar semakin banyak UMKM di daerah yang dibina.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Nasional
PLN Sukses Amankan Pasokan ...
Nasional
SKK Migas Umumkan Kurangi E...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.