Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Prabowo Dorong Gentengisasi, Libatkan Swasta hingga Koperasi Desa

📅 Rabu, 04 Feb 2026, 01:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Prabowo Dorong Gentengisasi, Libatkan Swasta hingga Koperasi Desa Doc: BPMI Setpres/Laily Rachev
Ket. Presiden Prabowo Subianto menyampaikan arahan kepada 4.011 pejabat yang berasal dari kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, serta jajaran Kejaksaan, TNI, dan Polri pada Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah di SICC, Sentul, Kabupaten Bogor, Senin (2/2).

Jakarta – Pemerintah menyiapkan skema pendanaan kolaboratif untuk pelaksanaan program gentengisasi yang digagas Presiden Prabowo Subianto. Program ini diarahkan sebagai gerakan nasional penggantian atap seng menjadi genteng berbahan tanah liat guna memperindah lingkungan, meningkatkan kenyamanan hunian, serta mendukung penataan kawasan permukiman di seluruh Indonesia.

Seperti dikutip dari Antara, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan pemerintah masih merumuskan skema pendanaan program gentengisasi bersama sejumlah kementerian dan lembaga terkait. Skema tersebut dirancang agar pelaksanaan program tidak sepenuhnya bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) maupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Bicara skema mungkin kita juga berkeinginan karena ini bagian dari menggugah supaya semua pihak juga pada akhirnya terlibat,” ujar Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (3/2).

Ia menjelaskan pemerintah membuka ruang partisipasi bagi pihak perorangan maupun swasta untuk terlibat dalam program tersebut. Menurutnya, gentengisasi bukan sekadar proyek fisik, melainkan gerakan bersama untuk membangun lingkungan yang lebih indah, bersih, dan tertata.

“Mungkin perorangan-perorangan atau pihak-pihak swasta, jadi tidak sekadar kita misalnya menggantungkan dari APBN atau APBD. Karena semangatnya kebersamaan dan keindahan, kebersihan itu lah yang Beliau sebagai Kepala Negara, Kepala Pemerintahan ingin menggugah itu,” katanya.

Selain aspek pendanaan, pemerintah juga tengah membahas aspek teknis pelaksanaan program, termasuk pengembangan teknologi produksi genteng dalam jumlah besar agar mampu memenuhi kebutuhan di lapangan. Program gentengisasi menjadi bagian dari agenda penataan lingkungan yang lebih luas, yang mencakup pengelolaan sampah, penertiban papan reklame dan baliho, serta penataan kabel-kabel di kawasan perkotaan.

Prasetyo menambahkan pemerintah berharap program tersebut dapat segera dimulai tahun ini setelah seluruh perencanaan teknis dan pendanaan rampung disusun.

Kebutuhan Anggaran

Sementara itu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan kebutuhan anggaran program gentengisasi relatif terbatas dan diperkirakan tidak melebihi 1 triliun rupiah.

“Gentengisasi enggak sampai Rp1 triliun,” kata Purbaya.

Ia menjelaskan penggantian atap seng menjadi genteng hanya menyasar rumah-rumah tertentu yang masih menggunakan atap seng, sehingga tidak seluruh rumah masuk dalam sasaran program. Dengan cakupan tersebut, menurutnya, kebutuhan anggaran masih dapat dikendalikan.

“Yang diganti yang pakai seng, paling hanya berapa puluh persen. Jadi harusnya angkanya lebih kecil. Ini kan masih hitungan kasar sekali, bisa dikendalikan angkanya,” ujar Purbaya.

Terkait sumber pendanaan, bendahara negara menyebut masih terdapat ruang cadangan fiskal yang dapat dimanfaatkan, termasuk kemungkinan menggunakan cadangan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Ada kemungkinan dari situ. Ada kemungkinan dari tempat lain,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Pentagon Tutup Mulut soal E...
Megapolitan
Urus SIM Tak Repot Lagi, Ad...
Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.