Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kebijakan Baik Nih! Legislator Minta KKP Beri Nelayan Alat VMS sebagai Hadiah Lebaran

📅 Rabu, 04 Feb 2026, 19:04 WIB | Oleh:
Kebijakan Baik Nih! Legislator Minta KKP Beri Nelayan Alat VMS sebagai Hadiah Lebaran Doc: Foto: KKP.go.id
Ket. Suasana Kapal Nelayan saat merapat di pelabuhan.

JAKARTA - Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Alex Indra Lukman meminta Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memberikan alat monitor kapal atau Vessel Monitoring System (VMS) kepada nelayan keci secara cuma-cuma sebagai hadiah Lebaran.

Hal itu sebagai tindak lanjut setelah adanya kebijakan penggunaan alat pemantau tersebut diwajibkan bagi kapal penangkap ikan.

“Hasil dari kebijakan VMS ini adalah penerimaan negara bukan pajak (PNBP), mari kembalikan sebagian PNBP yang telah berhasil diperoleh di tahun 2025 lalu, untuk bantuan VMS bagi nelayan kecil kita,” kata dia di Jakarta, Rabu (4/2).

Ia mengatakan, VMS adalah sistem pemantauan kapal perikanan berbasis satelit yang wajib dipasang pada kapal berizin pusat biasanya di atas 30 GT atau eks-daerah yang bermigrasi.

Kegunaannya untuk melacak posisi dan aktivitas secara kapal secara kekinian. VMS bermanfaat untuk meningkatkan keselamatan atau fitur alarm, efisiensi dan memastikan kepatuhan terhadap regulasi perikanan berkelanjutan.

Hingga April 2025 sekitar 8.893 kapal telah terpasang VMS dari total 13.313 unit kapal yang mengantongi izin dari pemerintah pusat.

Dia juga mengapresiasi Menteri KKP yang telah menggaransi dan akan ada percepatan pemberian izin bagi pengusaha perikanan yang bakal memasang VMS.

“Dengan semakin banyaknya nelayan yang menggunakan VMS, tentunya akan menambah potensi pemasukan negara dari sektor ikan tangkap,” kata dia.

Sebelumnya, Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono memperkirakan produksi ikan nasional untuk periode Januari hingga Maret 2026 mencapai 3,57 juta ton.

Angka tersebut terdiri dari kontribusi produksi ikan budidaya sebesar 2,05 juta ton yang mengandalkan optimalisasi masa panen serta produksi ikan tangkap sebesar 1,52 juta ton, dengan tetap memperhatikan dinamika cuaca dan musim penangkapan. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah that's right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
Promosi Judi Online Makin M...
Megapolitan
DPRD DKI Dorong Perluasan P...
Nasional
BPDLH: Alokasi Dana Abadi u...
Advertisement
Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.