Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tertimbun Longsor, Enam Orang Pekerja Tambang Timah di Bangka Ditemukan Meninggal Dunia

📅 Selasa, 03 Feb 2026, 07:45 WIB | Oleh:
Tertimbun Longsor, Enam Orang Pekerja Tambang Timah di Bangka Ditemukan Meninggal Dunia Doc: antara foto
Ket. Jenazah pekerja tambang biji timah di Kabupaten Bangka.

SUNGAILIAT - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangka, Kepulauan Bangka Belitung, mencatat enam orang pekerja tambang bijih timah di Desa Pemali Bangka ditemukan tim SAR gabungan dalam kondisi meninggal dunia.

Kepala BPBD Kabupaten Bangka Rusmansyah di Sungailiat, Selasa (3/2), mengatakan terdata sebanyak delapan orang pekerja tambang bijih timah di Kecamatan Pemali Bangka menjadi korban tertimbun tanah longsor dan tercatat enam orang sudah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Ia menjelaskan enam orang pekerja tambang itu masing-masing ditemukan pada Senin (2/2) malam sebanyak tiga orang dan tiga orang lagi ditemukan pada Selasa (3/2) dini hari.

Sementara satu orang pekerja ditemukan selamat dengan kondisi luka di bagian kaki dan satu orang lainnya belum ditemukan.

"Tim gabungan melanjutkan pencarian satu orang yang belum ditemukan hari ini dimulai sekitar pukul 06.00 WIB," jelasnya.

Rusmansyah mengatakan semua korban, baik yang meninggal dunia maupun dan luka-luka sudah dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan identifikasi dan perawatan.

Musibah longsor di area tambang itu terjadi Senin (2/2) sore sekitar pukul 17.00 WIB. Tanah longsor terjadi saat pekerja sedang mencari timah, tiba-tiba tanah di sekeliling pekerja longsor dengan mengeluarkan suara yang cukup keras.

Diduga penambangan bijih timah jenis tambang inkonvensional tersebut milik pribadi tanpa dilengkapi dokumen perizinan resmi, meskipun aktivitas penambangan di atas area Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah.

"Kita berharap tim gabungan berhasil menemukan satu orang korban yang belum ditemukan. Proses pencarian menggunakan alat berat, seperti ekskavator dan alat pendukung lain untuk mempercepat proses pencarian," kata Rusmansyah

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog Milit...
Megapolitan
DKI Jakarta Benahi Kabel Se...

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.