Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Prabowo Bertemu Tokoh Nasional Bahas Kepentingan Rakyat

📅 Selasa, 03 Feb 2026, 03:09 WIB | Oleh: Tim Penulis
Prabowo Bertemu Tokoh Nasional Bahas Kepentingan Rakyat Doc: Antara
Ket. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Ha.

JAKARTA - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan bahwa pertemuan Presiden RI Prabowo Subianto dengan sejumlah tokoh nasional, yang berorientasi pada kepentingan bangsa dan negara serta kepentingan masyarakat.

“Inilah cara Bapak Presiden selama ini juga berkomunikasi. Ada yang terbuka, ada yang tertutup dalam rangka berdiskusi, menerima masukan, sekaligus memberikan penjelasan juga terhadap program-program yang sedang dijalankan oleh pemerintah,” kata Prasetyo di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2).

Ia mengatakan bahwa pertemuan Presiden dengan sejumlah tokoh bukanlah dengan tokoh oposisi, melainkan tokoh-tokoh nasional yang memiliki kepedulian di bidang masing-masing. “Bukan tokoh oposisi. Tapi, beliau bertemu dengan tokoh-tokoh nasional yang memiliki kepedulian di bidangnya masing-masing,” kata Prasetyo.

Prasetyo menyebutkan, tokoh-tokoh yang ditemui Presiden berasal dari beragam latar belakang dan bukan dari unsur partai politik. “Tokoh parpol tidak ada. Kemarin ada tokoh kepemiluan Prof. Siti Zuhro, tokoh pemberantasan korupsi mantan Ketua KPK Bapak Abraham Samad, kemudian tokoh kepolisian mantan Kabareskrim Bapak Susno,” ujarnya.

Ia menambahkan, pertemuan serupa akan terus dilanjutkan dengan tokoh-tokoh nasional lainnya. “Ada beberapa yang nanti juga akan terus kita lanjutkan dengan tokoh-tokoh yang lain,” kata Prasetyo.

Sebelumnya, Presiden Prabowo bertemu dengan sejumlah tokoh nasional, salah satunya mantan Ketua KPK Abraham Samad yang berlangsung selama 5 jam di kediaman pribadinya, Jalan Kertanegara IV, pada Jumat (30/1).

Kabar pertemuan tersebut awalnya diungkap oleh Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin, yang menyebut bahwa Kepala Negara bertemu dengan tokoh-tokoh oposisi pemerintah guna membahas kepentingan negara.

Soal Korupsi

Prasetyo mengungkapkan bahwa dialog Presiden RI Prabowo Subianto dengan mantan Ketua KPK Abraham Samad, mengulas topik seputar pertukaran pandangan dan pengalaman dalam upaya pemberantasan korupsi.

“Lebih kepada bagaimana beliau (Abraham Samad) mendapatkan penjelasan-penjelasan, karena bagaimana pun beliau punya pengalaman dalam hal pemberantasan korupsi,” katanya.

Dalam pernyataannya, Prasetyo juga menepis isu bahwa dalam forum tersebut, turut membahas mengenai perubahan Undang-Undang KPK. “Kemarin tidak membicarakan itu,” kata Prasetyo. Ant/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Yunani Diguncang Demo Besar...
Luar Negeri
Sultan Oman dan PM Inggris ...
Luar Negeri
Ribuan Warga RD Kongo Melar...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.