Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Fortinet Tingkatkan FortiCNAPP untuk Prioritaskan Risiko Cloud Secara Lebih Akurat

📅 Selasa, 03 Feb 2026, 17:45 WIB | Oleh:
Fortinet Tingkatkan FortiCNAPP untuk Prioritaskan Risiko Cloud Secara Lebih Akurat  Doc: Fortinet
Ket. Ilustrasi Fortinet. Perusahaan ini menghadirkan peningkatan FortiCNAPP untuk membantu organisasi memahami dan memprioritaskan risiko cloud secara lebih akurat melalui integrasi konteks jaringan, data, dan runtime dalam satu alur kerja terpadu.

Fortinet Tingkatkan FortiCNAPP untuk Prioritaskan Risiko Cloud Secara Lebih Akurat

JAKARTA - Fortinet, pemimpin global keamanan siber yang mendorong konvergensi jaringan dan keamanan, hari ini mengumumkan serangkaian peningkatan baru pada FortiCNAPP. Peningkatan ini membantu organisasi memahami dan memprioritaskan risiko cloud secara lebih akurat, melampaui kemampuan banyak solusi CNAPP yang tersedia saat ini.

Dengan mengorelasikan konfigurasi cloud, eksposur identitas, kerentanan, penegakan keamanan jaringan, sensitivitas data, serta perilaku runtime dalam satu alur kerja terpadu, FortiCNAPP memungkinkan tim keamanan fokus pada risiko yang paling signifikan bagi bisnis.

“Tim keamanan cloud sebenarnya bukan kekurangan data. Tantangan utama mereka adalah kompleksitas yang terus meningkat, keterbatasan sumber daya, dan kesenjangan keahlian yang membuat pengelolaan risiko lintas lingkungan cloud menjadi semakin sulit,” jelas Senior Vice President, Products and Solutions, Fortinet, Nirav Shah melalui siaran pers pada hari Selasa (3/2).

“Dengan menyatukan penegakan keamanan jaringan, sensitivitas data, dan validasi runtime di FortiCNAPP, kami memungkinkan pelanggan beralih dari banjir alert ke tindakan yang jelas dan terprioritaskan berdasarkan eksposur nyata dan dampak bisnis,” ucapnya.

Seiring organisasi memperluas operasionalnya ke lingkungan hybrid dan multi-cloud, tim keamanan sering kali harus merangkai sinyal risiko dari berbagai alat yang terpisah. Akibatnya, visibilitas menjadi terfragmentasi dan respons terhadap ancaman melambat.

Berdasarkan 2026 Cloud Security Report Fortinet, hampir 70% organisasi menyebutkan tumpukan alat keamanan yang berlebihan (tool sprawl) dan kesenjangan visibilitas sebagai hambatan utama dalam mengamankan cloud secara efektif. FortiCNAPP menjawab tantangan ini dengan menghadirkan perlindungan di area yang paling krusial bagi tim keamanan cloud yakni lapisan, jaringan, data, dan runtime.

Memasukkan Postur Keamanan Jaringan ke dalam Penilaian Risiko Beban Kerja Cloud

FortiCNAPP kini mengintegrasikan konteks perlindungan tingkat jaringan langsung ke dalam evaluasi risiko, memberikan gambaran eksposur yang lebih realistis, sesuatu yang sering tidak dimiliki solusi CNAPP lain.

Pertama Penilaian risiko berbasis konteks jaringan: FortiCNAPP mendeteksi solusi FortiGate yang terpasang di jalur akses internet menuju beban kerja cloud dan memasukkan perlindungan tersebut ke dalam penilaian risiko, sehingga eksposur dievaluasi berdasarkan penegakan keamanan yang sudah ada.

Kedua Mengurangi urgensi palsu: Konteks perlindungan yang berkelanjutan menghadirkan pandangan risiko yang lebih akurat dan membantu tim keamanan serta jaringan bekerja dengan pemahaman eksposur yang selaras.

Data Security Posture Management (DSPM) Native Menambahkan Konteks Risiko Data

FortiCNAPP meningkatkan prioritisasi risiko dengan secara langsung memasukkan sensitivitas dan eksposur data, tanpa mengharuskan pelanggan memindahkan atau mengekspor data mereka.  

Pertama visibilitas risiko data di tempat: DSPM bawaan mengidentifikasi data sensitif, pola akses, serta potensi malware, sekaligus mendukung kebutuhan privasi dan tata kelola data.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
Advertisement
  Leo/Daniel tampil Kesetanan Ubah Kedudukan, Indonesia-Tiongkok 2-2

Leo/Daniel tampil Kesetanan Ubah Kedudukan, Indonesia-Tiongkok 2-2

24 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.