Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dikebut, Konstruksi Tol Lingkar Pekanbaru Masuk Fase Percepatan

📅 Selasa, 03 Feb 2026, 19:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dikebut, Konstruksi Tol Lingkar Pekanbaru Masuk Fase Percepatan Doc: ANTARA/HO - PT Hutama Karya Infrastruktur
Ket. PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) mempercepat pembangunan Tol Lingkar Pekanbaru dengan komitmen pada kualitas, keselamatan, dan keberlanjutan.

JAKARTA – Pembangunan Tol Lingkar Pekanbaru dirancang sebagai solusi strategis untuk mengurai kemacetan dan meningkatkan efisiensi konektivitas di kawasan perkotaan yang terus berkembang.

Dengan mengalihkan arus lalu lintas jarak jauh dari pusat kota, tol ini berpotensi menurunkan biaya logistik, mempercepat mobilitas barang dan orang, serta mendukung pengembangan kawasan industri dan permukiman baru.

Namun, keberhasilan proyek ini sangat bergantung pada integrasi dengan jaringan jalan eksisting, kepastian pembebasan lahan, dan keberlanjutan pembiayaan.

Tanpa perencanaan terpadu, manfaat tol lingkar berisiko tidak optimal meski investasi infrastruktur yang digelontorkan cukup besar.

PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) mempercepat pembangunan Tol Lingkar Pekanbaru dengan komitmen pada kualitas, keselamatan dan keberlanjutan.

"Keselamatan pekerja dan mutu pekerjaan adalah komitmen kami dalam setiap proyek," ujar Direktur Operasi III HKI Aditya Novendra Jaya dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (3/2).

HKI melanjutkan proyek pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS), khususnya Tol Lingkar Pekanbaru sepanjang 30,8 kilometer (km) yang menghubungkan Tol Pekanbaru-Dumai dan Tol Pekanbaru-Bangkinang. Hingga akhir Januari 2026, progres pembangunan mencapai 71,07 persen.

Selain fokus pada konstruksi, HKI juga memastikan penerapan mutu, keselamatan, serta prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) dalam setiap tahapan proyek.

Ia mengatakan di proyek tersebut, perseroan menerapkan dua program QHSSE (Quality, Health, Safety, Security, and Environment) unggulan yakni QHSSE Plan dan QHSSE Pass.

QHSSE Plan memastikan material dan metode kerja memenuhi standar, sedangkan QHSSE Pass memverifikasi bahwa pekerjaan yang telah selesai memenuhi standar kualitas dan keselamatan.

Ia mengatakan HKI mengintegrasikan sistem manajemen mutu dan K3 yang terstandar untuk memastikan hasil yang optimal dalam hal mutu, waktu, dan biaya. Penerapan sistem manajemen K3 berstandar nasional dan internasional bertujuan mencapai zero fatality dan meminimalkan kecelakaan.

Prinsip ESG juga, menurut dia, diterapkan dengan fokus pada pelestarian lingkungan. Salah satu contoh yakni pembangunan Jembatan Siak menggunakan metode balance cantilever tanpa pilar penyangga di bawahnya, sehingga ekosistem di sungai dan sekitarnya tidak terganggu.

Selain itu, lanjutnya, HKI mengutamakan teknik pencabutan pohon terdampak untuk ditanam kembali, menjaga ruang hijau dan mendukung pelestarian alam.

“Kami berkomitmen tidak hanya pada hasil konstruksi yang berkualitas, tetapi juga pada keberlanjutan dan pelestarian lingkungan. Dengan mengintegrasikan prinsip ESG dalam setiap langkah, kami berharap proyek ini dapat memberikan kontribusi positif bagi perkembangan ekonomi Riau dan menjadi contoh pembangunan yang bertanggung jawab,” ujar Aditya Novendra Jaya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Polri Gelar Upacara Serah Terima Panji Tribrata

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Polri Gelar Upacara Serah T...
Megapolitan
Gubernur DKI Cek Pelayanan ...
Olahraga
Persiapan Atlet Balap Seped...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.