Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lumajang Diterjang Banjir Lahar Dingin Semeru, Kementerian PU Kerahkan Alat Berat

📅 Senin, 02 Feb 2026, 22:58 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Lumajang Diterjang Banjir Lahar Dingin Semeru, Kementerian PU Kerahkan Alat Berat Doc: istimewa
Ket. Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melakukan penanganan cepat terhadap infrastruktur terdampak banjir lahar dingin Gunung Semeru di yang terjadi pada Jumat, 30 Januari 2026, sekitar pukul 15.00 WIB

JAKARTA-Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melakukan penanganan cepat terhadap infrastruktur terdampak banjir lahar dingin Gunung Semeru yang terjadi pada Jumat, 30 Januari 2026, sekitar pukul 15.00 WIB.

 Intensitas curah hujan tinggi di kawasan Gunung Semeru menyebabkan peningkatan debit aliran sungai pada Daerah aliran sungai (DAS) Rejali, Wilayah Sungai Bondoyudo–Bedadung, sehingga memicu luapan lahar dingin yang merusak infrastruktur di Desa Gondoruso, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. 

Dampak bencana menyebabkan tanggul hulu kanan pelintas Gondoruso jebol sepanjang kurang lebih 50 meter, mengakibatkan akses jalan desa terputus serta merusak lahan pertanian warga seluas 2 hektare. Jembatan Limpas Gondoruso yang berada di bawah kewenangan provinsi terdampak langsung dan sempat mengganggu konektivitas antarwilayah.

Menteri PU Dody Hanggodo telah menginstruksikan balai-balai teknis terdekat untuk membantu pemulihan infrastruktur, terumata akses bagi masyarakat dengan tetap mengutamakan keselamatan dan keamanan warga.   

“Kementerian PU bergerak cepat dengan mengerahkan alat berat untuk memastikan akses warga, terutama anak-anak sekolah dan kegiatan ekonomi masyarakat, dapat segera pulih. Infrastruktur dasar harus segera kembali berfungsi agar aktivitas sosial dan ekonomi tidak terhenti,” kata Menteri Dody.

Pada Senin, 2 Februari 2026, Kementerian PU melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur–Bali dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas mulai melakukan penanganan di lapangan mengingat kondisi cuaca cerah dan aliran sungai telah berangsur surut.

 Sebagai langkah percepatan, dilakukan mobilisasi alat berat berupa 2 unit excavator dan 1 unit dump truck dari BBWS Brantas, serta 1 unit excavator dan 1 unit dump truck dari BBPJN Jawa Timur–Bali. 

Penanganan difokuskan pada kawasan sekitar Jembatan Limpas Gondoruso yang menjadi akses utama warga Dusun Liwek dan Dusun Glendang Petung. Ruang lingkup penanganan meliputi pembersihan alur sungai dari material lahar, perbaikan tanggul yang jebol, serta perbaikan oprit Jembatan Limpas Gondoruso yang putus. 

Seluruh pekerjaan dilakukan secara terpadu dengan berkoordinasi bersama Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Lumajang untuk memastikan penanganan darurat berjalan efektif. Lalu lintas warga masih dapat berlangsung secara fungsional melalui jalur alternatif yang melintasi area persawahan. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.