Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Danantara Masuk Pasar, Saham Fundamental Jadi Incaran

📅 Senin, 02 Feb 2026, 23:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Danantara Masuk Pasar, Saham Fundamental Jadi Incaran Doc: Istimewa.
Ket. Ilustrasi-Wisma Danantara Indonesia.

JAKARTA – Badan Pengelola Investasi (BP) Danantara Indonesia terus aktif membeli saham-saham berfundamental kuat dan valuasi yang dinilai menarik sebagai upaya memberikan sinyal kepercayaan kepada pasar modal di tengah dinamika pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Danantara terus melakukan pembelian saham secara selektif, dengan fokus pada emiten yang memiliki arus kas sehat, fundamental yang solid, serta tingkat likuiditas yang memadai.

“Danantara sudah aktif juga di pasar hari ini, kita aktif membeli saham-saham yang dinilai memiliki valuasi yang menarik, perusahaan yang baik dengan cash flow yang baik, dan juga dengan fundamental dan likuiditas yang baik,” kata Chief Investment Officer (CIO) Danantara Pandu Sjahrir di BEI, Jakarta, Senin (2/2).

Namun, saat ditanya lebih lanjut mengenai besaran dana yang dialokasikan maupun sektor saham yang dibeli, Pandu enggan mengungkapkan detail tersebut.

“Kita tidak mungkin bicara itu (nilai dan saham apa yang diborong), kemarin ada pertanyaan yang sama. (Yang jelas) kita aktif membeli saham-saham yang cash flow-nya bagus, memiliki profil bisnis yang bagus, valuasi yang baik, dan likuiditas yang baik,” kata dia.

Meski IHSG pada Senin (2/2) tercatat mengalami koreksi, Pandu menilai masih terdapat sinyal positif di pasar, terutama pada saham-saham berfundamental kuat yang mencatatkan aksi net buy.

Menurutnya, pergerakan indeks yang berada di zona merah dalam jangka pendek perlu disikapi secara proporsional, mengingat kondisi fundamental emiten dan valuasi saham dinilai masih relatif terjaga, khususnya untuk investasi jangka menengah hingga panjang.

“Kami melihat saham-saham di Indonesia menarik karena ekonominya juga bagus, dan saya merasa valuasinya juga sangat menarik,” kata dia.

Pandu juga mencatat bahwa tekanan yang terjadi di pasar saham pada hari ini tidak hanya dialami Indonesia, melainkan juga terjadi secara lebih luas di kawasan Asia. Selain itu, tekanan pada harga komoditas turut memengaruhi pergerakan pasar dalam jangka pendek.

“Yang kemarin saya bicarakan bahwa ada uninvestable asset atau stock yang dibicarakan oleh MSCI itu, sekarang kalau dilihat adalah peningkatan investment dari institusi, baik dari dalam dan luar negeri, untuk saham-saham yang memiliki fundamental, likuiditas, dan cashflow yang baik,” kata Pandu.

Adapun sebelumnya pada Minggu (31/1), Danantara telah mengungkapkan perannya sebagai active market participant yang telah dijalankan sejak akhir Desember 2025.

Dalam pelaksanaannya, Danantara memberikan arahan kepada manajer investasi yang ditunjuk untuk berinvestasi pada saham-saham dengan prospek pertumbuhan yang baik, fundamental yang kuat, likuiditas memadai, serta arus kas yang sehat.

“Dan ini akan terus dilakukan (oleh Danantara), minggu depan pun termasuk Senin (2/2), Selasa, Rabu, Kamis kami akan berinvestasi masuk ke pasar modal. Karena menurut kami there is good value di ekonomi Indonesia berjalan dengan baik,” kata Pandu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
Kemenperin Dorong Gen Z Kem...
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.