Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perlunya Penambahan Armada Kapal untuk Rute Jangkar-Lembar

📅 Minggu, 01 Feb 2026, 23:57 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perlunya Penambahan Armada Kapal untuk Rute Jangkar-Lembar Doc: Antara
Ket. Pintu masuk Pelabuhan Jangkar, Situbondo, Jawa Timur.

Situbondo - Forum Masyarakat Desa/Kecamatan Jangkar, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, mengusulkan penambahan kapal motor penyeberangan rute Pelabuhan Jangkar-Lembar (Lombok Barat, NTB) untuk mengurangi antrean truk logistik yang mengganggu aktivitas masyarakat setempat.

"Selama ini kapal yang beroperasi di lintasan Jangkar (Situbondo)-Lembar (Lombok Barat/NTB) hanya satu kapal sehingga antreannya cukup panjang di luar pelabuhan dan mengganggu aktivitas warga," kata Ketua Forum Masyarakat Desa/Kecamatan Jangkar Junaidi di Situbondo, Minggu.

Ia mengungkapkan telah berkirim surat pengusulan dan dukungan penambahan armada kapal motor penyeberangan khusus di lintasan Jangkar-Lembar kepada Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Junaidi juga meminta PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Ketapang yang membawahi Pelabuhan Jangkar yang juga melayani penyeberangan ke beberapa kepulauan di Kabupaten Sumenep, Madura, itu agar menambah armada kapal motor penyeberangan Jangkar-Lembar.

"Arus mudik balik Lebaran sudah tidak lama lagi, kalau armada kapal rute Jangkar-Lembar belum ditambah, maka jalan raya di Desa Jangkar ini akan semakin sesak, karena truk-truk besar antreannya pasti keluar pelabuhan," kata Junaidi.

Sementara itu, Supervisor PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang membawahi Pelabuhan Jangkar, Situbondo, Slamet Santoso menyampaikan dukungannya untuk penambahan kapal rute Jangkar-Lembar.

"Selama ini masih satu armada yang beroperasi untuk rute Jangkar-Lembar, jadi memang perlu ditambah, karena antrean truk logistik cukup panjang," ujarnya.

Menurut Slamet, sebelumnya ada dua kapal yang beroperasi lintas Jangkar-Lembar, yakni KMP Trimas Laila dan KMP Jambo. Namun, KMP Jambo sudah lama menjalani perawatan dan perbaikan berkala (docking).

"Kapasitas KMP Trimas Laila mampu mengangkut 21 unit truk, dan berlayar dua hari sekali karena hanya satu kapal. Kalau kapal ditambah maka penyeberangan Jangkar-Lembar bisa setiap hari," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Olahraga
Ganda Campuran Indonesia Ra...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.