Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tekan Populasi si Meong, KPKP Jaktim Targetkan 2.200 Ekor Disterilisasi pada 2026

📅 Minggu, 01 Feb 2026, 17:57 WIB | Oleh:
Tekan Populasi si Meong, KPKP Jaktim Targetkan 2.200 Ekor Disterilisasi pada 2026 Doc: ANTARA/Siti Nurhaliza
Ket. Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Timur (Jaktim) melakukan sterilisasi kucing di Kantor Walikota Jakarta Timur, Sabtu (20/9).

JAKARTA - Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Kota Jakarta Timur menargetkan sterilisasi 2.200 ekor kucing sepanjang tahun 2026 untuk menekan populasi hewan itu.

"Tahun ini target sterilisasi kucing sebanyak 2.200 ekor, ini sebagai upaya menekan populasi kucing liar," kata Kepala Suku Dinas KPKP Jakarta Timur Taufik Yulianto saat dikonfirmasi di Jakarta, Minggu (1/2).

Target tersebut meningkat dibandingkan tahun 2025 dengan jumlah 2.000 ekor kucing. Taufik optimistis target tahun ini akan tercapai.

Menurut dia, laju pertumbuhan populasi kucing, terutama kucing liar masih cukup tinggi, sehingga program sterilisasi menjadi langkah penting dalam pengendalian populasi.

"Tahun lalu berhasil terealisasi 2.314 ekor kucing. Kami optimistis target tahun ini bisa tercapai, bahkan lebih," ujarnya.

Taufik merinci, dari total target tahun ini terdiri dari 1.700 ekor kucing jantan dan 500 ekor kucing betina.

Sedangkan, sterilisasi kucing betina dilakukan melalui kerja sama dengan Persatuan Dokter Hewan Indonesia (PDHI).

"Kolaborasi dengan komunitas dan tenaga profesional sangat membantu percepatan dan efektivitas program sterilisasi ini," ucap Taufik.

Sementara itu, Kepala Seksi Peternakan dan Kesehatan Hewan Suku Dinas KPKP Jakarta Timur, Theresia Ellita menambahkan, program sterilisasi tahun 2026 diawali dengan kegiatan Tangkap-Steril-Lepaskan (Trap-Neuter-Return/TNR).

Kegiatan tersebut berlangsung di Pasar Induk Kramat Jati pada 28 Januari lalu dengan target sebanyak 200 ekor kucing liar.

"Setiap kegiatan sterilisasi kami melibatkan sekitar 30 personel gabungan. Mereka dibagi sesuai tugas masing-masing," kata Ellita.

Menurut Ellita, proses sterilisasi kucing jantan memerlukan waktu sekitar 20-30 menit per ekor setelah pembiusan. Sementara itu, kucing betina membutuhkan waktu lebih lama, sekitar 30-40 menit.

"Melalui sterilisasi ini kita ingin populasi kucing di Jakarta Timur dapat terkendali," ucap Ellita. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...

Pameran benda seni jaranan di Trenggalek

18 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pameran benda seni jaranan ...
Nasional
Bupati Pati nonaktif Sudewo...
Nasional
Kepala Bapanas: Pemerintah ...

Kejuaraan hadang tingkat pelajar

28 menit yang lalu | Wahyu AP

Rona
Kejuaraan hadang tingkat pe...
Daerah
Bantuan alsintan modern unt...

Penumpukan sampah di Kabupaten Gowa

38 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Penumpukan sampah di Kabupa...
Luar Negeri
Mesir Gandeng Teknologi Tio...
Advertisement
Kepala Bapanas: Pemerintah Tak Beri Ruang Bagi Mafia Beras

Kepala Bapanas: Pemerintah Tak Beri Ruang Bagi Mafia Beras

22 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.