Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

“Prolog” Jadi Tembang Pembuka Konser Dua Delapan Padi Reborn

📅 Minggu, 01 Feb 2026, 17:31 WIB | Oleh:
“Prolog” Jadi Tembang Pembuka Konser Dua Delapan Padi Reborn Doc: ANTARA/Pamela Sakina
Ket. Penampilan Padi Reborn dan Fanny Soegi pada konser Dua Delapan di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Sabtu (31/1). Konser ini merayakan 28 tahun perjalanan musik grup band asal Surabaya tersebut sekaligus menyambut album terbarunya “Dua Delapan”.

JAKARTA - Grup band Padi Reborn yang digawangi Fadly (vokal), Piyu (gitar), Gitar (gitar), Rindra (bass), dan Yoyo (drum) itu naik ke atas panggung megah dengan pencahayaan dan tata panggung yang memukau.

Di atas panggung megah tersebut, Padi membuka Konser Dua Delapan yang digelar Sabtu (31/1) malam di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, dengan tembang “Prolog.”

Lantas lagu rilisan 2005 yang menggambarkan optimisme dan semangat baru itu memancarkan energi semangat yang disambut riuh Sobat Padi (sebutan penggemar) yang telah memenuhi area panggung.

“Sobat Padi dari seluruh Indonesia, Malaysia, Singapura, Malaysia, terima kasih sudah hadir malam ini, semoga malam ini kalian semua terhibur jiwanya.” Sambut Fadly.

Fadly CS melanjutkan aksi panggungnya dengan tembang-tembang hits sepanjang masa lainnya seperti “Bayangkanlah”, “Menanti Sebuah Jawaban”, “Lingkaran”, hingga “Sesuatu Yang Indah.”

Konser ini digelar untuk menandai 28 tahun perjalanan band asal Surabaya yang dibentuk tahun 1997 itu serta kembalinya band setelah vakum sekitar delapan tahun dan peluncuran album studio kedelapan band yang bertajuk 28.

Padi Reborn berkolaborasi dengan sejumlah musisi, termasuk Sal Priadi dan penyanyi Fanny Soegi, untuk menghadirkan energi baru dalam konser perayaan tersebut.

Bekerja sama dengan Northstar Entertainment, Megapro Communications, dan Mata Elang Production, panggung utama pertunjukan dirancang berbentuk lingkaran 360 derajat di tengah area penonton dan dilengkapi dengan sistem hidrolik yang memungkinkan setiap personel band tampil dengan dinamika visual berbeda.

Elemen visual pertunjukan diperkuat dengan penggunaan circular LED di bagian atas dan bawah panggung serta sistem digital hoist yang memungkinkan pergerakan cahaya dan layar sesuai kebutuhan pertunjukan.

Konsep penataan panggung tersebut diharapkan dapat menghadirkan pengalaman menonton yang lebih imersif selama konser.

Konser Dua Delapan, yang dirancang sebagai refleksi perjalanan musikal Padi Reborn bersama para pendengarnya, menampilkan lagu-lagu lama band yang diaransemen ulang serta lagu-lagu dalam album 28 seperti "Ego" hingga "Haru Biru."

Salah satu sorotan utama malam itu adalah kolaborasi Padi Reborn dengan Fanny Soegi.

Kehadiran Fanny memberi warna baru saat membawakan “Langit Biru”, yang terasa lebih intim dan syahdu.

Fanny kemudian melanjutkan penampilan solo lewat “Asmalibrasi”, sebelum Padi Reborn kembali menggebrak panggung dengan “Beginikah Rasanya”.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Tangerang Bergetar Dengar K...
Nasional
Kemenperin Dorong Gen Z Kem...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.