Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penajam Paser Utara Perluas Program MBG dengan Tambahan SPPG di Kecamatan Waru

📅 Sabtu, 31 Jan 2026, 22:22 WIB | Oleh:
Penajam Paser Utara Perluas Program MBG dengan Tambahan SPPG di Kecamatan Waru Doc: Antara Foto
Ket. Peserta didik salah satu sekolah di Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, menerima menu Program MBG.

Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, memperluas penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan menambah satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) baru di Kecamatan Waru yang segera beroperasi di wilayah kabupaten setempat.

"Distribusi paket menu MBG dijadwalkan mulai 2 Februari 2026," ujar Kepala SPPG Waru Muhammad Andi Rizky ketika ditanya mengenai beroperasinya SPPG atau dapur MBG baru di Kecamatan Waru itu di Penajam, Sabtu.

Seluruh aspek teknis telah disiapkan sebelum distribusi dimulai, termasuk pendataan peserta didik yang memiliki alergi makanan serta penyusunan menu bergizi oleh tenaga ahli gizi, serta menu pengganti juga disiapkan dan setiap hari menu bervariasi.

"Dapur MBG di Kecamatan Waru tersebut juga menyiapkan rencana perluasan layanan kepada kelompok 3B, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita sebagai bagian dari penguatan intervensi gizi masyarakat, selain peserta didik," katanya.

Hingga kini sudah ada empat SPPG yang beroperasi di Kabupaten Penajam Paser Utara, yakni dua di Kecamatan Penajam dan dua di Kecamatan Sepaku, dengan cakupan penerima manfaat 7.257 peserta didik.

Dengan beroperasinya dapur MBG di Kecamatan Waru, maka terdapat lima SPPG yang beroperasi memperkuat pelaksanaan Program MBG di Kabupaten Penajam Paser Utara.

Ia menjelaskan, tahap awal beroperasi menyesuaikan proses administrasi dan sertifikasi dapur yang tengah berjalan, termasuk uji kelayakan higiene dan sertifikasi halal pangan, dengan menyiapkan 1.000 paket makanan bergizi per hari kepada peserta didik di tiga satuan pendidikan.

"Setelah evaluasi dan seluruh sertifikasi terpenuhi, kapasitas akan ditambah sekaligus memperluas sasaran,” ujarnya.

Peningkatan kapasitas dapur MBG yang dikelola Yayasan Bakti Benuo Taka tersebut telah diproyeksikan dan dilakukan setelah SPPG beroperasi minimal satu bulan dan memperoleh sertifikasi laik higiene dari instansi terkait.

"Peningkatan kapasitas produksi dilakukan SPPG di Kecamatan Waru yang ditargetkan mencapai 2.500-3.000 porsi per hari," demikian Muhammad Andi Rizky.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.