Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Baterai Kuantum Akan Dimanfaatkan Ilmuan Jadi Pemasok Daya Super Komputer

📅 Jumat, 30 Jan 2026, 15:43 WIB | Oleh:
Baterai Kuantum Akan Dimanfaatkan Ilmuan Jadi Pemasok Daya Super Komputer Doc: ANTARA/REUTERS/Florence Lo
Ket. Chip semikonduktor terlihat pada papan sirkuit komputer dalam gambar ilustrasi ini diambil 25 Februari 2022.

CANBERRA - Para ilmuwan di Australia dan Jepang telah mengusulkan desain komputer kuantum baru yang ditenagai oleh baterai kuantum, sebuah terobosan yang dapat membuat komputer masa depan lebih cepat, lebih andal, dan lebih hemat energi.

Dalam sebuah studi yang dipublikasikan di jurnal Physical Review X, tim peneliti tersebut secara teoretis menunjukkan bagaimana baterai kuantum yang berukuran sangat kecil dapat memasok daya bagi komputer kuantum, meningkatkan jumlah bita kuantum (yang dikenal sebagai qubit) hingga empat kali lipat, ungkap Organisasi Penelitian Ilmiah dan Industri Persemakmuran (Commonwealth Scientific and Industrial Research Organisation/CSIRO), badan ilmu pengetahuan nasional Australia, dalam rilis pers pada Kamis (29/1).

Komputer tersebut menggunakan energi yang jauh lebih sedikit karena baterai kuantum internal dapat mendaur ulang energi di dalam sistem, ujar James Quach, salah satu penulis dalam studi itu yang juga pemimpin penelitian baterai kuantum di CSIRO.

"Baterai kuantum berukuran kecil namun sangat bertenaga," tutur Quach, sembari menambahkan bahwa temuan itu semakin mendekatkan komputasi kuantum sebagai solusi bagi berbagai tantangan energi, pendinginan, dan infrastruktur dengan menghadirkan "tangki bahan bakar" internal pada komputer yang dapat mengisi ulang daya dirinya sendiri selama pengoperasian, sebuah kemajuan penting di bidang energi kuantum.

Komputer kuantum mengandalkan hukum fisika kuantum untuk mengatasi permasalahan yang dapat mentransformasi bidang komputasi, kedokteran, energi, keuangan, komunikasi, dan banyak lainnya dalam beberapa tahun mendatang, namun mempertahankan keadaan kuantumnya yang sangat rentan memerlukan pendingin kriogenik berukuran besar dan boros energi yang harus dilengkapi perangkat elektronik bersuhu ruang.

Kendala-kendala tersebut menjadi hambatan utama bagi peningkatan skala, pertumbuhan qubit, dan peluncuran pasar.

Baterai kuantum merupakan perangkat yang dapat menyimpan energi menggunakan cahaya, sehingga memungkinkan pengisian ulang daya yang cukup dengan paparan cahaya, dan dapat diisi ulang oleh komponen mesin itu sendiri saat diintegrasikan ke sebuah komputer quantum.

"Kami telah menghitung bahwa sistem yang dioperasikan dengan baterai kuantum akan menghasilkan panas yang jauh lebih rendah, membutuhkan komponen kabel yang lebih sedikit, dan mampu menampung lebih banyak qubit dalam ukuran ruang fisik yang sama, semua itu merupakan langkah penting menuju pengembangan komputer kuantum yang praktis dan dapat ditingkatkan skalanya," urai Quach. Ant/xinhua

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.