Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Presiden Prabowo Minta Minerba Dikelola Optimal untuk Tingkatkan Pendapatan Negara

📅 Kamis, 29 Jan 2026, 07:13 WIB | Oleh: Tim Penulis
Presiden Prabowo Minta Minerba Dikelola Optimal untuk Tingkatkan Pendapatan Negara Doc: ANTARA
Ket. Presiden Prabowo Subianto memanggil para menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu malam (28/1/2026), guna membahas pengelolaan mineral dan batu bara.

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto memanggil para menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (28/1) malam dan meminta pengelolaan sumber daya alam, khususnya sektor mineral dan batu bara (minerba) dikelola optimal untuk meningkatkan pendapatan negara.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyampaikan bahwa dalam rapat terbatas itu Presiden meminta pengelolaan sumber daya alam (SDA) nasional berorientasi pada kepentingan negara, terutama dalam meningkatkan penerimaan negara secara optimal.

"Bagaimana kita bisa memediasi agar pengelolaan sumber daya alam itu betul-betul berorientasinya pada penghasilan negara yang lebih baik, tapi juga harus bijak dengan pengusaha, kira-kira begitu," kata Bahlil saat memberikan keterangan di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu malam.

Bahlil menjelaskan bahwa Presiden meminta pengelolaan SDA itu juga tetap harus memerhatikan keberlanjutan dunia usaha.

Dalam arahannya, Presiden meminta Kementerian ESDM merumuskan formulasi kebijakan yang tepat demi kepentingan nasional yang lebih besar.

Presiden menekankan pentingnya pengelolaan sumber daya alam sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat, sesuai dengan amanat Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945.

"Karena orientasi pengelolaan negara Pasal 33 Undang-Undang Dasar '45 itu kan semuanya dikelola dengan baik untuk bagaimana menyejahterakan rakyat kita. Kita kan butuh pendapatan negara yang lebih baik untuk kesejahteraan rakyat," kata Bahlil.

Pemerintah pun terus melakukan kajian dan pembahasan lanjutan guna memastikan pengelolaan sumber daya alam nasional berjalan seimbang antara kepentingan negara, dunia usaha, dan kesejahteraan masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.