Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menko Pangan Ungkap Program MBG Tetap Jalan Selama Ramadan

📅 Kamis, 29 Jan 2026, 19:58 WIB | Oleh:
Menko Pangan Ungkap Program MBG Tetap Jalan Selama Ramadan Doc: RRI/Alfreds Tuter
Ket. Menko Pangan, Zulkifli Hasan

JAKARTA - Pemerintah memastikan Program Makan Bergizi Gratis tetap berjalan selama bulan Ramadan. Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan), Zulkifli Hasan menyatakan pelaksanaan MBG hanya mengalami penyesuaian teknis.

Untuk pesantren, waktu makan MBG digeser ke sore hari selama Ramadan. “Program MBG bulan puasa tetap jalan,” ucap Zulkifli usai memimpin Rapat Terbatas Tingkat Menteri Tata Kelola Penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jakarta, Kamis (29/1).

Sekolah nonmuslim tetap menerima MBG seperti hari biasa tanpa perubahan waktu. “Sekolah yang nonmuslim seperti biasa,” ucap dia.

Sementara itu, sekolah umum dengan peserta didik muslim menerima makanan kering. Pemberian MBG bagi ibu hamil dan balita tetap berjalan normal.

Zulkifli menegaskan penyesuaian dilakukan agar program tetap tepat sasaran. “Hari ini ada perubahan, tapi ini hanya penyesuaian saja,” kata dia.

Hingga saat ini, jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG telah mencapai 22.091 unit di seluruh Indonesia. Penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis telah melampaui 60 juta orang dari berbagai kelompok sasaran.

Program ini juga menyerap tenaga kerja secara signifikan di berbagai sektor pendukung. Sebanyak 32 ribu tenaga kerja berstatus PPPK sedang diproses untuk mendukung operasional program.

Selain itu, tenaga kerja pada SPPG tercatat mencapai lebih dari 924 ribu orang secara nasional. Program MBG juga melibatkan 68.551 pemasok bahan pangan yang mayoritas berasal dari pelaku UMKM.

Jumlah mitra aktif dalam program ini tercatat sebanyak 21.413 mitra di berbagai daerah.

"Mitra ada 21.413, ini yang langsung-langsung, jadi bayangkan dampaknya kalau PBB itu mengatakan satu dolar bisa jadi 23 dolar, bakal lebih dampaknya, ini yang langsung," kata dia. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.