Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Atasi Banjir Jakarta, Pemprov DKI Normalisasi Kali Cakung Lama dan Bangun Waduk di Kali Angke

📅 Kamis, 29 Jan 2026, 18:10 WIB | Oleh:

Dinas Bina Marga DKI Jakarta diminta melakukan penanganan darurat terhadap ruas jalan berlubang dan rusak. Langkah ini mencakup penambalan sementara, perbaikan struktural, serta pemantauan berkala di titik rawan genangan.

Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Heru Suwondo mengatakan pihaknya telah mengerahkan tim lapangan untuk membersihkan sistem drainase jalan. Fokus utama diarahkan pada saluran air yang tersumbat oleh lumpur, sampah, dan dedaunan.

"Sejauh ini kami melakukan pembersihan tali-tali air agar aliran di jalan raya bisa masuk ke saluran dengan lancar. Penanganan dilakukan di seluruh ruas jalan Jakarta di luar jalan tol, termasuk titik yang terdampak genangan," ujar Heru.

Ia menambahkan, perbaikan permanen jalan rusak akan dilakukan setelah kondisi cuaca lebih stabil. Pemprov DKI ingin memastikan kualitas pekerjaan tidak terganggu oleh hujan yang masih sering turun.

Dalam rapat tersebut juga ditegaskan pembagian kewenangan antar instansi. Untuk Kali Ciliwung, pembangunan tanggul menjadi tanggung jawab Kementerian Pekerjaan Umum, sedangkan normalisasi Kali Cakung Lama sepenuhnya dikelola Pemprov DKI Jakarta.

Skema kolaborasi ini dinilai penting agar program pengendalian banjir berjalan paralel dan tidak tumpang tindih. Pemprov DKI juga menyiapkan koordinasi lintas perangkat daerah untuk mempercepat eksekusi di lapangan.

Pramono berharap seluruh proyek strategis ini bisa berjalan tepat waktu dan memberikan dampak langsung bagi warga. Targetnya, genangan air dapat ditekan, sistem drainase kota lebih optimal, dan mobilitas masyarakat tetap lancar meski intensitas hujan tinggi.

Dengan langkah agresif ini, Pemprov DKI Jakarta ingin memastikan ibu kota lebih siap menghadapi musim hujan. Fokusnya jelas, banjir ditekan, infrastruktur dibenahi, dan aktivitas warga tetap aman serta nyaman.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.