Lembah Anai Sudah Fungsional, Kementerian PU Percepat Penanganan Permanen dan Siapkan Rencana Jalan Tol Alternatif
Rabu, 28 Jan 2026, 21:56 WIBSUMBAR-Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat penanganan ruas lembah Anai di Sumatra Barat. Hal ini dilakukan Penanganan ini dilakukan karena Lembah Anai merupakan salah satu jalur strategis penghubung PadangâBukittinggi yang terdampak bencana longsor dan banjir Sumatera beberapa waktu lalu. Penanganan dilakukan untuk memastikan konektivitas masyarakat tetap terjaga sekaligus meningkatkan ketahanan infrastruktur di kawasan rawan bencana.
Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan, Lembah Anai telah kembali fungsional sejak 16 Desember 2025. Saat ini, ruas tersebut dioperasikan secara terbatas dengan pengaturan waktu tertentu, seiring dengan berlangsungnya pekerjaan penanganan dan pengamanan lereng di sepanjang trase jalan.
Saat ini, fokusnya adalah memastikan ruas Lembah Anai dapat berfungsi secara optimal, terutama menjelang arus mudik Lebaran.
âLembah Anai ini sudah fungsional sejak 16 Desember. Saya juga telah menginstruksikan agar ruas ini dapat kita permanenkan. Untuk konstruksi sudah mulai, bukit juga sedang ditangani. Saya minta ruas fungsional ini, pada H-7 Lebaran bisa beroperasi 24 jam. Tidak seperti, saat ini yang hanya beroperasi mulai jam 5 sore hingga jam 8 pagi. Nanti saat H-7 Lebaran, semua alat berat harus keluar supaya bisa berfungsi 24 jam,â ujar Menteri Dody saat meninjau lokasi tersebut, Rabu (28/1).
Penanganan permanen Lembah Anai ditargetkan selesai pada Juli 2026, dengan mempertimbangkan kondisi cuaca dan karakteristik wilayah. Selain itu, Kementerian PU juga tengah menyiapkan pengembangan infrastruktur jangka panjang berupa alternatif jalan tol berupa terowongan yang akan melintasi kawasan bukit di Lembah Anai. âTarget permanen kita Juli 2026. Setelah itu, kita mulai menyiapkan rencana jalan tol melalui tunnel yang menembus bukit di kawasan ini,â tambah Menteri Dody.
Menteri PU menegaskan, kebutuhan pembangunan jalan tol tersebut sangat mendesak mengingat Lembah Anai merupakan salah satu ruas terpadat sekaligus paling rawan bencana di Sumatera Barat.
âLembah Anai ini padat dan sering tertimpa musibah. Sesuai arahan Presiden Prabowo, kita harus menyiapkan tambahan jalan. Agar ke depan manakala jalan ini bermasalah karena apapun itu, masih ada ruas alternatifnya. Rencana pembangunan terowongan ini sebenarnya sudah lama, sejak 2017, dan sudah pernah dikaji oleh JICA. Dan dari kajian tersebut, bukit ini dinyatakan kuat untuk menahan traffic lalu lintas,â kata Menteri Dody.
Selain pembangunan jalan dan terowongan, Kementerian PU juga akan melakukan penanganan menyeluruh terhadap tebing-tebing rawan longsor di sepanjang trase. Penguatan lereng, pembangunan struktur pelindung, dan penanganan titik-titik kritis dilakukan agar jalan yang dibangun dapat bertahan dalam jangka panjang.
âKalau kita menangani jalannya, tebingnya juga wajib ditangani. Kalau tidak, jalannya tidak akan bertahan lama. Semua penanganan ini akan kita permanenkan,â tegas Menteri Dody.
Urat nadi
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade menambahkan, ruas Lembah Anai dan Malalak merupakan urat nadi perekonomian Sumatera Barat. Sehingga, penting untuk memastikan konektivitas masyarakat berjalan dengan lancar. Menurutnya, pembangunan jalan tol melalui terowongan yang melintasi bukit Lembah Anai juga merupakan solusi strategis dalam menghadapi masalah konektivitas di masa mendatang.
âLembah Anai ini hampir setiap tahun terkena bencana. Karena itu kami mendorong pembangunan jalan tol sebagai alternatif dari Sicincin menuju Bukittinggi yang akan melewati tunnel di dalam bukit ini. Insyaallah akhir 2026 pembangunannya akan dimulai oleh Kementerian PU,â tandas Andre.
- Sumatra Barat
- Kementerian PU
- Jalan Lembah Anai
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
Kejar Tahun Ajaran Baru, PU Targetkan Sekolah Rakyat Tahap II Brebes Rampung Juni
-
Puting Beliung Hantam Aceh Utara! Huntara Rusak, Menteri PU Turun Tangan Target 1 Minggu Beres
-
Gas Pol! PU Bangun Jembatan Bailey 90 Meter Demi Sekolah Rakyat Brebes
-
Sempat Ada Masalah Beton: Kini Sekolah Rakyat Wonosobo Tancap Gas 40%, Target Juli Masuk Sekolah
-
Jalan, Irigasi, Sekolah Rakyat Dikebut: Kementerian PU Kawal Ketat Program Prioritas Presiden
-
Tahan Gempa dan Angin Kencang! Ini Spesifikasi Canggih SPPG Kementerian PU di Babel
-
Progres Rata-Rata 59 Persen, Menteri PU Pastikan Kualitas Bangunan Sekolah Rakyat Tahap II Tetap Terjaga
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.